Babel Mart Siap Diluncurkan
PANGKALPINANG--Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UMKM Wayan Dipta mengapresiasi program Babel Mart yang digagaskan oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman. Menurutnya program ini telah memiliki konsep yang matang dan jelas. Hal tersebut diungkapkan Wayan saat rapat teknis pembahasan program masyarakat Babel Mart di Ruang Rapat Tanjung Pendam Kantor Gubernur Babel pada Selasa (30/1).
Menurutnya sejauh ini program seperti ini sudah berjalan di daerah lain seperti Bali, bahkan program ini sangat sukses dan mampu mendongkrak perekonomian menjadi lebih maju dan mampu menekan inflasi dan masyarakat mampu melengkapi kebutuhan pokoknya.
Dalam rapat ini juga Wayan menggambarkan permasalahan yang akan dialami seperti kesulitan dalam mencari barang dagangan. Juga salah dalam pemilihan barang yang dijual, sulit menentukan harga jual, administrasi yang berantakan yang disebabkan kurangnya pemahaman pegawai, sulit mengurusi promosi dan permasalah dengan perpajakan. Untuk itu disarankan lebih baik bekerjasama dengan supplier besar agar kesulitan dapat dihindari.
Sementara menurut Staf Gubernur Bidang Ekonomi, Bagus Ariwijaya program masyarakat Babel Mart ini sejauh ini sudah berjalan di Desa Kurau Barat dengan nama "Bepukat" yang dibentuk pada bulan Oktober 2017.
Bepukat Mart ini menjual kebutuhan pokok masyarakat sekaligus kebutuhan dasar pembuatan getas, karena toko ini merangkul setidaknya 40 UMKM rumahan untuk memproduksi getas dan dalam jangka waktu tiga bulan toko ini mampu memperoleh omset Rp. 39 juta per bulan.
Untuk selanjutnya ada rencana pembentukan Babel Mart di kabupaten lain yakni di Kabupaten Bangka ada dua, Kabupaten Belitung dua, Kabupaten Bangka Selatan tiga, Kabupaten Bangka Tengah satu, Kabupaten Bangka Barat dua, Kota Pangkalpinang dua dan Provinsi Babel akan mendirikan Koperasi Berkah Mandiri Indonesia.
Selain itu juga ada gerakan pemetaan Bumdes untuk daerah desa dan pesisir dan koperasi bagi masyarakat di kota.
Keberadan Bumdes saat ini ada 309 desa, 165 yang aktif, selebihnya masih dalam persiapan dan ada 53 Bumdes yang bergerak di bidang usaha perdagangan.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemprov Babel Budiman Ginting yang dihadiri oleh Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UMKM, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Biro Ekonomi dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Babel.