Babel Tunda Waralaba Jaringan Modern

Sungailiat - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman akan menunda waralaba jaringan modern yang akan masuk ke desa maupun kecamatan seperti Alfamart.

"Semua sepakat untuk menunda masuknya waralaba jaringan modern tersebut., Semua akan memastikan dan Insya Allah 6 (enam) bulan kedepan desa-desa akan memperkuat Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan akan membuat dan mengembangkan mart-mart tersebut," jelas Gubernur pada Jumat, (20/10/2017) usai menhadiri dan Rapat Koordinasi Gubernur dengan Bupati/walikota.

Hal tersebut sesuai dengan hasil kesepakatan dalam rakor Gubernur bersama Bupati Walikota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Hotel Tanjung Pesona, Jumat (20/10/2017). Dengan adanya dana desa yang dimiliki merupakan salah satu cara untuk memperdayakan ekonomi masyarakat desa.

Sementara itu, Bupati Bangka Tarmizi Saat menegaskan saat ini juga Pemerintah Kabupaten Bangka akan menunda kehadiran waralaba modern. Menurut Tarmizi hal tersebut dapat mematikan UMKM yang ada di Kabupaten Bangka.

Bupati Bangka menceritakan pihak Alfamart baru saja mendatangi dirinya untuk membuka gerai Alfamart di 20 (dua puluh) titik di Bangka. Tetapi,  dirinya memang sudah membatin untuk menolaknya karena dinilai akan mematikan warung kelontong.

"Karena kita semua harus memikirkan warung-warung masyarakat. Merrka boleh buka, tapi harus menjual produk hasil provinsi kita dulu," tegas Bupati Bangka.

Tarmizi mencontohkan pengalaman seperti Kabupaten Kulonprogo yang tidak boleh mendirikan Alfamart atau yang sejenisnya. Dan Kabupaten Kulonprogo selalu menjadikan produk mereka sendiri seperti air minum dan beras. Tidak hanya itu, batik Kulonprogo juga mereka hasilkan.

"Kita melakukan hal tersebut supaya masyarakat jangan hanya jadi penonton. Saat ini ditunda dulu, namun kedepan akan dikaji dulu mana yang terbaik. Bukan berarti kita anti modernisasi, modernisasi boleh tetapi masyarakat jangan hanya jadi penonton," tegas Tarmizi.

Penulis : Adit/Imam F
Sumber : Dinas Kominfo
Editor :
Fotografer :
Dibaca : 146 Kali