Bappeda Gelar Rakor Kelitbangan
Tanjungpandan--Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kelitbangan dalam rangka mengidentifikasi permasalahan dan isu-isu Kelitbangan di daerah serta untuk memperkuat fungsi Kelitbangan dalam perencanaan serta memperkuat jejaring jejaring informasi, dan kerja sama penelitian dengan perguruan tinggi, maupun lembaga lainnya.
Rakor yang digelar di Hotel Bahamas Tanjungpandan pada tanggal 16-18 Oktober 2018 ini, selain diikuti peserta dari Litbang Bappeda kabupaten/kota juga diikuti peserta dari Litbang provinsi wilayah Sumatera serta dari perguruan tinggi di Babel.
Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Arpandi, saat membuka kegiatan Rakor Arpandi mengharapkan pada peserta Rakor Kelitbangan, pemangku kepentingan, terutama akademisi dapat memberikan masukan terkait Kelitbangan yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Peserta Rakor diharapkan dapat memberikan masukan yang berkenaan dengan penguatan kelitbangan, hal ini guna mewujudkan perencanaan yang berkualitas dan inovasi yang berdaya saing," kata Arpandi.
Menurut Arpandi, Rakor Kelitbangan sudah kali keduanya dilaksanakan oleh Bappeda Kep. Babel. Tahun sebelumnya dilaksanakan di Kota Pangkalpinang, pada tahun 2018 ini, Rakor Kelitbangan dilaksanakan di Kabupaten Belitung.
"Tahun 2019 nanti, Rakor Kelitbangan rencananya akan dilaksanakan di Kabupaten Bangka, di Tanjung Pesona," ungkap Arpandi.
Sementara itu Kasubbid Penelitian dan Pengembangan Sosial, Ekonomi dan Pemerintahan Bappeda Kep. Babel Mardani menjelaskan, ada lima tujuan dilaksanakan Rakor Kelitbangan kali ini, yang pertama mengidentifikasi, permasalahan dan isu-isu Kelitbangan di daerah, baik provinsi atau kabupaten/kota.
Kedua, memperkuat fungsi Kelitbangan dalam perencanaan reguler, di tingkat provinsi, kabupaten/kota, ketiga penguatan Kelitbangan, melalui jejaring informasi, baik itu di provinsi, kabupaten/kota, perguruan tinggi, DRD maupun, di lembaga lainnya. Keempat, memperkuat jejaring kerjasama penelitian dengan perguruan tinggi, maupun lembaga lainnya.
Kelima, guna mendapatkan masukan dan saran guna memperkuat SDM Kelitbangan. Terkait penguatan SDM Kelitbangan, menurut Mardani akan dilaksanakan Workshop yang rencananya akan dilaksanakan pada akhir bulan Oktober.
"Insya Allah pada akhir Oktober, akan dilaksanakan Workshop tentang metode penelitian dan penulisan karya tulis ilmiah, ini dilakukan untuk penguatan SDM yang ada di Litbang," kata Mardani.
Sesuai dengan Permendagri No 17 Tahun 2016, menurut Mardani, Kelitbangan diamanahkan untuk melaksanakan dua kegiatan. Rakor merupakan kegiatan penunjang, sedangkan untuk kegiatan utama diantaranya, kegiatan penelitian, kajian, dan inovasi.
Mardani mengharapkan Rakor dapat berjalan dengan baik dan dapat memberikan manfaat serta kesepakatan bersama yang akan ditindak lanjuti pada tahun 2019, sehingga kegiatan Kelitbangan yang ada di Prov Kep. Babel dan Kabupaten/Kota, dapat berjalan dengan baik dan lancar.
"Mudah-mudahan kegiatan Kelitbangan dapat memberikan suatu masukan dalam perencanaan reguler dan dapat menciptakan inovasi yang dapat berguna bagi pembangunan yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," pungkasnya