Bebas Malaria 2030, Dinkes Babel Gelar Workshop untuk Dokter 

PANGKALPINANG - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berupaya agar bebas malaria tahun 2030. Salah satunya, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melibatkan para dokter Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan menggelar Workshop Manajemen Tata Laksana Kasus Malaria dan Jejaring Kemitraan bagi Dokter Rumah Sakit dan Dokter Praktik Mandiri Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diselenggarakan di Hotel Swiss Bell selama tiga hari (23-25 Juli 2018).

Saat membuka kegiatan ini, Selasa (23/07/2018), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka, yang diawakili oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Muhammad Henri menjelaskan bahwa program pengendalian malaria difokuskan untuk mencapai eliminasi malaria.

"Untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, empat kabupaten dan satu kota sudah memperoleh sertifikat eliminasi malaria, yaitu Kabupaten Bangka, Belitung, Bangka Selatan,  Belitung Timur, dan Kota Pangkalpinang, " ungkapnya.

Bagaimanapun, lanjutnya, daerah yang sudah mencapai eliminasi malaria masih berisiko terjadi penularan malaria kembali, terutama di daerah reseptif karena mobilisasi penduduk di daerah endemis. "Setiap kasus positif malaria harus dilakukan penyelidikan epidemiologi. Untuk kasus yang ditemukan di puskesmas dan rumah sakit, sudah hampir dipastikan dilakukan penyelidikan epidemiologi. Bagaimana dengan kasus yang ditemukan oleh dokter praktik mandiri? Untuk itulah perlunya pelaksanaan workshop ini," lanjutnya.

Sementara, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang diwakili oleh dokter Andri Nurtirto menyatakan dukungan IDI, yang beranggotakan seluruh dokter se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk berupaya mencapai Babel Bebas Malaria.

"IDI sebagai organisasi profesi kedokteran  mendukung program pemerintah untuk membangun kesehatan masyarakat," jelasnya.

Lebih lanjut, Andri mengimbau rekan sejawatnya untuk ikut berperan dalam Babel Bebas Malaria Tahun 2030.  "Sebagai dokter, kita mempunyai andil dalam mewujudkan masyarakat yang hidup sehat. Bersama, Bangka Belitung pasti terbebas dari penyakit malaria secara bertahap sampai tahun 2030," pungkasnya.

Penulis : Adinda Chandralela
Sumber : Dinas Kominfo
Editor : Mamaq
Fotografer : Adinda Chandralela
Dibaca : 363 Kali