Berdayakan Perempuan Babel, Gubernur Tandatangani MoU dengan UN Woman
PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkesempatan menjalin kerjasama dengan United Nations Entity for Gender Equality and the Empowerment of Women (Entitas PBB untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan).
Bentuk kerjasama yang telah disepakati hari ini, Kamis (26/12) usai penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Ibu ke 91 di Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung berbentuk pelatihan yang ditujukan untuk para perempuan Di Babel.
Leading Sektor kerjasamanya adalah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dengan tujuan meningkatkan pemberdayaan perempuan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Capaiannya adalah meningkatnya Ekonomi, maka diperlukan sinergi dengan OPD lain seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Dinas Koperasi dan UMKM.
Sebagai langkah awal setelah MoU ditanda tangani, akan diadakan FGD dengan OPD terkait untuk membentuk klasifikasi perempuan (masyarakat) agar tepat sasaran atas kerjasama ini. Selain itu juga akan ditentukan bidang-bidang apa saja yang dapat memanfaatkan dengan baik kerjasama ini.
Targetnya adalah perempuan-perempuan yang belum bisa mengembangkan potensi-potensi diri, seperti perempuan putus sekolah, single parent, perempuan yang mengalami kekerasan dan sebagainya.
“Karena ekonomi Babel harus terus meningkat dan tidak boleh berhenti karena kegagalan sebelumnya, maka perlu diberi support dari banyak hal,” ungkap Gubernur Erzaldi Rosman saat jamuan makan malam bersama perwakilan UN Woman, Kamis (26/12) di Gale-gale Restauran.
“Harapan saya, UN Woman menyiapkan materi dan modul pembekalan dan pendampingan dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat kami di Babel,” tambahnya.
Gubernur Erzaldi sebagai Kepala Daerah menginginkan agar masyarakatnya mampu berdaya khususnya perempuan. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan Pemprov Babel untuk UMKM adalah fasilitas sertifikat Halal. Bahkan karena program ini berjalan baik, Babel mendapatkan penghargaan Gerakan Indonesia Melayani dalam Anugerah Gerakan Nasional Revolusi Mental 2019.
Menanggapi ini, perwakilan UN Woman mengatakan bahwa Indonesia cukup aktif dalam memberdayakan perempuan seperti tingginya angka pekerja perempuan, demikian pula dengan Babel.
Pihaknya akan menyiapkan materi dan pelatihan untuk Babel, membekali hingga mendampingi usaha-usahanya hingga berhasil dan berjalan stabil.