Bunda Melati Serahkan Dana Hibah Berupa Pembangunan Ruang Kelas Baru ke PAUD Mutiara Hikmah

LUBUK BESAR -  Dalam kunjungannya Bunda PAUD Provinsi Kep. Bangka Belitung (Babel), Bunda Melati Erzaldi yang mewakili Gubernur Erzaldi Rosman, bersama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kep. Babel melakukan penyerahan bantuan dana hibah secara simbolis kepada Yayasan PAUD Mutiara Hikmah, Desa Lubuk Besar, Rabu (4/3/20). 

Penyerahan bantuan dana hibah diberikan sebesar 150 juta rupiah untuk pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) PAUD Desa Lubuk Besar. Hal ini merupakan wujud perhatian pemprov dari Dinas Pendidikan Provinsi Kep. Bangka Belitung dalam mendukung dunia pendidikan.

Dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kep. Bangka Belitung, Muhammad Soleh mengatakan PAUD merupakan lembaga pendidikan yang menjadi salah satu pondasi dasar pembangunan pendidikan yang berbasis pada pembentukan dan penanaman nilai-nilai karakter pada anak usia sejak dini.

Untuk menghasilkan generasi emas, PAUD tidak hanya dituntut dalam cara mengelola pendidikan secara baik, tetapi perlu didukung dengan sarana prasarana yang memadai, ruang belajar yang representatif, dan tenaga pendidik yang profesional. Karena hal ini, Kadis Pendidikan Muhammad Soleh yakin di masa depan akan muncul generasi yang hebat. 

Kadis Pendidikan, Muhammad Soleh berharap dengan adanya pembangunan ruang kelas baru ini, dapat memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik kepada anak-anak yang ingin belajar di PAUD Mutiara Hikmah.

Sementara itu, Ketua Yayasan PAUD Mutiara Hikmah, Muhammad Ridwan menegaskan bahwa peminat anak-anak yang ingin masuk PAUD, setiap tahunnya semakin bertambah. Keterbatasan ruang kelas membuat kami terpaksa mengurangi jumlah peserta didik baru untuk masuk ke yayasan ini.

Dalam kesempatan yang sama, Bunda Melati Erzaldi mengatakan mendukung penuh terhadap pengembangan PAUD dalam menuju terciptanya kualitas pendidikan lebih baik. 

Karena "Golden Age" pada anak adalah masa emas anak yang merupakan masa penting untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan otaknya dalam membentuk anak menjadi pintar.

Maka, tanggung jawab orang tua harus menanamkan perilaku dan kebiasaan yang baik dengan membiasakan anak sedini mungkin dengan mengucapkan “Terima Kasih, Minta Tolong, dan Minta Maaf” kepada siapapun.

Begitu juga perlakuan orang tua kepada anak.
Selain itu, Bunda Melati Erzaldi mengharapkan agar orang tua tidak menikahkan anaknya di usia yang sangat muda, untuk menghindari angka anak stunting.
 

Penulis : Meilia
Sumber : Dinas Kominfo
Editor : Listya
Fotografer : Meilia
Dibaca : 223 Kali