Cak Macak Ethnic Ensemble Gaungkan Babel di Kancah Musik Etnik Nusantara
PANGKALPINANG – Nama Bangka Belitung kembali digaungkan di panggung seni nusantara. Kali ini, sebuah grup musik asal Kota Pangkalpinang beranggotakan sebelas orang “Cak Macak Ethnic Ensemble” direncanakan tampil pada acara Etnik Musiklopedia dengan tema “Ragam Budaya Dendang Nusantara” yang akan diselenggarakan pada 5 sampai dengan 11 Maret 2018 di Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.
Sebelum diundang tampil, grup musik yang akrab disebut “Cak Macak” ini telah mengikuti proses seleksi sejak September 2017. Mereka diwajibkan mengirim biografi dan mengunggah video hasil karya di channelYoutube.
“Kami sudah mengirimkan biografi dan juga mengunggah video hasil karya kami ke Youtube sejak September 2017 lalu. Melalui proses itulah akhirnya kami terpilih dan diundang untuk tampil di Jogja”, tutur Kevindra Ramadani selaku ketua grup yang ditemui saat bertandang ke Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Disbudpar Babel) belum lama ini.
Mengenai konsep musik yang akan ditampilkan, Kevin mengatakan mereka mengangkat musik etnik kontemporer yang mengisahkan pariwisata dan keindahan alam Bangka Belitung serta kehidupan sosial masyarakat yang sering berkumpul dan bersilaturahmi.
“Konsep musik yang kami angkat berupa kehidupan masyarakat Bangka Belitung yang sering berkumpul dan bersilaturahmi. Keindahan alam Bangka Belitung yang menunjang pariwisata juga kami jadikan bahan inspirasi dalam bermusik,” ungkap Kevin.
Kevin menyatakan ia dan kawan-kawan akan memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik mungkin. Mengingat tidak semua pemusik bisa mendapatkannya. Giat berlatih serta komitmen bersama merupakan modal utama.
“Kami akan memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Karena tidak semua pemusik mendapat kesempatan ini. Kami latihan secara rutin dan kami semua komit. Modal ini yang selalu kami pegang,” imbuh Kevin.
Afizar Gustin selaku penanggung jawab keberangkatan Cak Macak mengatakan bahwa persiapan mereka sudah 90 persen.
“Persiapan hampir semuanya, sudah. Alat musik dan personil sudah siap untuk tampil di Jogja, tinggal menjaga kondisi fisik agar tetap prima,” kata Afizar.
Afizar mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman karena secara pribadi sudah memberi bantuan kepada mereka. Selain itu, Disbudpar Babel juga ikut mendukung mereka.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Erzaldi yang telah memberi bantuan secara pribadi kepada kami, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata juga ikut mendukung kami. Mewakili teman-teman, sekali lagi saya ucapkan terima kasih,” ujar Afizar.
Afizar memohon doa dari masyarakat Bangka Belitung agar keberangkatan mereka ke Yogyakarta dapat berjalan lancar sehingga bisa mengharumkan nama Bangka Belitung di kancah musik etnik nasional.
“Mohon doa dari masyarakat Babel. Semoga penampilan kami di Jogja nanti berjalan lancar sehingga bisa mengharumkan nama Bangka Belitung di kancah musik etnik nasional,” pinta Afizar.