Dambus Menjadi Primadona di Pameran Wisata Praha
PRAHA--Turut serta mewakili Indonesia, Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diwakili oleh Reza Saputra (Bidang Publikasi) dan didukung penuh oleh KBRI Praha, ikut berpartisipasi pada pameran pariwisata the 27th Central European Tourism Trade Fair “Holiday World” di Praha Republik Ceko (Eropa Timur) yang digelar pada 15 hingga 18 Februari 2018 lalu.
Pada pameran tahun ini, Dekranasda Provinsi Bangka Belitung menampilkan performance alat music tradisional DAMBUS, memperkenalkan warisan budaya Serumpun Sebalai dan Mempromosikan Destinasiwisata beserta event unggulan Bangka Belitung sepertiMXGP, Sungailiat Triathlon, Selawang Segantang, Heritage Walk, Toboali City on Fire, Geopark Festival, Wonderful Belitung, dan event menarik lainnya.
Paviliun yang ditempati seluas 84m2 merupakan salah satu paviliun terbesar diantara peserta yang lain. Posisi paviliun juga tepat berada di depan pintu masuk hall utama arena expo Incheba Praha. Untuk memanfaatkan momentum ini, Dekranasda Provinsi Bangka Belitung fokus menampilkan performance alat musik tradisional DAMBUS sebagai musik penyambutan dan wisatawan yang berkunjung. Keberadaan alat musik DAMBUS ini terbukti dapat menarik minat pengunjung.
Sebagian besar pengunjung pameran menyempatkan diri untuk mengambil foto, melihat dari dekat alat musik dambus tersebut bahkan mencoba request memainkan lagu mancanegara, terjadi kolaborasi musik luar biasa sehingga dapat disimpulkan alat musik DAMBUS ini cocok dimainkan di jenis musik apapun.
Paviliun juga diperkaya dengan penampilan furniture khas Indonesia yang disediakan oleh FaKopa, importir Ceko yang juga merupakan mitra kerja KBRI Praha. Sehingga paviliun sungguh sangat indah dipandang dan menarik perhatian.
Menambah kemeriahan, KBRI Praha juga menggandeng Yayasan Kintari asal Ceko untuk menampilkan pertunjukan seni budaya dalam bentuk tarian.Sementara grup angklung arumba KBRI Praha juga menampilkan sejumlah lagu yang berkolaborasi dengan alat musik DAMBUS.
“Babel melakukan optimalisasi anggaran dengan mengajak mitra kerja untuk berpartisipasi mengisi dan memeriahkan paviliun di Holiday World,” terang Reza Saputra.
Untuk publikasi atau promosi pariwisata Bangka Belitung, menurut Reza pihaknya menggandeng Association of Sales Travel Indonesia (ASATI) yang telah bekerjasama dengan Asociace Cestovnich Kancelari Ceske Republiky (Asosiasi Sales Travel RepublikCeko /ACK CR).
Pada acara pembukaan di panggung utama, ASATI yang dipimpin M.Sukri Mahmud (ketum) dan Arlan Dikusnata (Sekjen) berkesempatan untuk melakukan presentasi dan pemutaran video Pariwisata Bangka Belitung. Sebagai hasilnya, selama pameran booth Bangka Belitung dikunjungi tidak kurang dari 20.000 orang.
Kegiatan promosi pariwisata ini adalah untuk mendukung pencapaian target Pemerintah Bangka Belitung dalam mendatangkan wisatawan mancanegara. Pada tahun 2016, ada sekitar 17.900 orang wargaCeko yang berkunjung ke Indonesia.
Reza meyakini melalui gebrakan Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dipimpin Ibu Hj. Melati Erzaldi jumlah wisatawan asal Eropa dan negara sekitarnya akan semakin meningkat. Untuk itu diperlukan kerjasama erat antara KBRI dengan provinsi Bangka Belitung, dalam hal ini juga melibatkan dukungan penuh dari travel lokal, seniman, UMKM dan masyarakat Babel sekaligus sehingga mampu menarik minat wisatawan untuk datang langsung ke Bangka Belitung.
Reza juga menuturkan, salah satu tantangan yang sering dikemukakan calon wisatawan Ceko adalah konektivitas dan lelahnya perjalanan yang menempuh waktu penerbangan sekitar 16 jam. “Kami yakin kan saja para pengunjung bahwa rasa lelah pasti langsung hilang ketika duduk di pinggir pantai sambil mencicipi Lempah Kuning kuliner khas Bangka Belitung yang sungguh nikmat rasanya,” pungkas Reza sambil tersenyum.
Mari kita jaga, cintai, dan perkenalkan warisan budaya Bangka Belitung di seluruh pelosok dan penjuru dunia,” begitu pesan Ketua Dekranasda Bangka Belitung, Hj. MelatiErzaldi.