Disambut Pedang Pora hingga Ikut Menari, Bunda PAUD Noni Hidayat Puji Kreativitas Siswa di LKS-FLS3N Babel

PANGKALPINANG —Bunda PAUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani menyambut baik Kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS), Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), serta Gelar Produk Unggulan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus sebagai upaya menciptakan generasi muda Babel yang unggul, berprestasi, kreatif, dan berdaya saing.

Hal itu diungkapkannya saat menghadiri pembukaan LKS, FLS3N, dan Gelar Produk Unggulan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus oleh Gubernur Babel, Hidayat Arsani diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Babel, Andri Nurtito, di Halaman Kantor Gubernur Babel, Selasa (9/6/2026).

Menurut Noni, pelaksanaan Kegiatan LKS, FLS3N, serta Gelar Produk Unggulan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus ini dinilai menjadi langkah strategis dalam upaya menciptakan generasi muda Babel yang unggul, berprestasi, kreatif, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penting untuk mengasah keterampilan, memperluas pengetahuan, serta menumbuhkan jiwa kompetitif dan inovatif di kalangan peserta didik.

"Kegiatan ini sangat positif, karena memberikan ruang bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, mengembangkan kreativitas, serta membangun karakter yang unggul dan berdaya saing," ujar istri Gubernur Babel ini.

Noni berharap ajang LKS, FLS3N, dan Gelar Produk Unggulan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus dapat menjadi wadah lahirnya talenta-talenta terbaik Babel yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai tingkat kompetisi.

Kehadiran Bunda PAUD Babel Noni Hidayat ke lokasi LKS, FLS3N, dan Gelar Produk Unggulan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus 2026 mendapatkan sambutan meriah dari para peserta LKS, FLS3N dan Gelar Produk Unggulan, termasuk dari siswa-siswi.

Bahkan para siswa menyambut kedatangan Ketua TP PKK Babel bersama Staf Ahli, Unsur Forkopimda dan undangan terkait lainnya itu, dengan barisan Pedang Pora.

Tak sampai disitu, Noni Hidayat pun diajak menari bersama oleh sekelompok penari yang sedang melakukan atraksi dalam acara pembukaan event akbar Provinsi Babel yang digelar setiap tahun tersebut.

Bunda PAUD Noni Hidayat dalam ajang bergengsi bagi siswa-siswi SMK se-Babel tersebut tidak lupa menyampaikan pujian atas kreativitas para siswa yang terlibat di dalam LKS-FLS3N Babel 2026.

 

Senang Ikut Terlibat

Salah seorang peserta dari SMKN 1 Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Destiriani, mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan tersebut.

Di stand SMKN 1 Pangkalanbaru itu, dia bersama siswa sekolahnya menjual produk kuliner berupa Mie Ayam Beluluk yang merupakan hasil olahan dan inovasi siswa di kelasnya.

"Kami menjual Mie Ayam Beluluk yang dipercaya dapat membantu memperlancar pencernaan dan menjaga kesehatan tubuh," ujar Destiriani.

Menurutnya, keikutsertaan dalam gelar produk unggulan memberikan pengalaman berharga bagi para siswa untuk belajar berwirausaha, melatih kemampuan komunikasi, serta mengenalkan produk lokal kepada masyarakat luas.

"Melalui kegiatan ini kami bisa belajar bagaimana memasarkan produk, melayani konsumen, dan meningkatkan kepercayaan diri. Kami juga bangga bisa memperkenalkan hasil karya sekolah kepada masyarakat," ujarnya.

Perlu diketahui, jumlah peserta LKS diikuti sebanyak 278 orang, FLS3N sebanyak 169 orang serta para peserta gelar produk unggulan.

Di hari pertama lomba, para siswa tampak bersemangat berkompetisi untuk meraih prestasi dalam LKS dan FLS3N serta mempromosikan hasil karya, mulai dari produk kuliner, kerajinan tangan, hingga inovasi teknologi sederhana yang dikembangkan di sekolah masing-masing.

 

Penulis : Vera
Sumber : Dinas Kominfo
Editor : Imelda
Fotografer : Jo Fandi/Royan
Dibaca : 1 Kali