Disbudpar Babel Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Dasar Pengenalan Pariwisata

Tanjungpandan – Untuk mempromosikan potensi pariwisata, diperlukan sumber daya manusia yang mengerti bagaimana cara menarik perhatian wisatawan untuk datang ke suatu daerah. Berkaitan hal tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Sosialisasi dan Pelatihan Dasar Pengenalan Kepariwisataan, di Hotel Bahamas Belitung, pada hari Selasa (23/8/2018).
 
Rivai, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengajak para peserta untuk dapat beradaptasi terhadap perkembangan informasi terutama di dunia maya. “Penting bagi kita semua, terutama anak-anakku sekalian untuk dapat beradaptasi terhadap perkembangan informasi terutama di dunia maya,” kata Rivai.
 
Rivai juga mengatakan bahwa informasi yang beredar di dunia maya berjalan dengan sangat cepat. Jika hal ini mampu dimanfaatkan dengan baik, maka potensi pariwisata Bangka Belitung dapat tersebar dengan cepat pula. “Kita disini dapat menerima berbagai informasi dengan sangat cepat, manfaatkanlah kemudahan tersebut dengan sebaik mungkin,” ujar Rivai.
 
Sementara itu,  Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisatai Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Arie Primajayamenjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan untuk memberi pemahaman dasar bagi para generasi muda.
“Melalui kegiatan ini kita ingin memberikan pemahaman dasar kepariwisataan Bangka Belitung, khususnya dalam pemasaran pariwisata,” jelas Arie.
 
Para peserta kegiatan ini merupakan pelajar yang ada di Kabupaten Belitung. Menurut Arie Primajaya, bahwa para generasi muda, khususnya SMA/SMK memiliki kemungkinan akan melanjutkan sekolah ke luar Bangka Belitung dan diharapkan dapat mempromosikan pariwisata Bangka Belitung.
 
“Peserta sosialisasi hari ini adalah pelajar SMA/SMK yang ada di Kabupaten Belitung. Mereka nanti kemungkinan melanjutkan sekolah ke jenjang pendidikan di luar Belitung. Ketika berada di luar nanti, mereka sudah memiliki bekal pengetahuan kepariwisataan. Hal yang paling penting ialah mereka harus mampu mempromosikan potensi pariwisata dengan cara dan bahasa yang tepat,” kata Arie.
 
Selain itu, Arie juga mengatakan bahwa generasi milenial sangat aktif dalam menggunakan media sosial. Keaktifan mereka dapat dijadikan modal untuk berpromosi.
 
“Generasi milenial sangat jarang tidak punya handphone. Dalam satu handphone ada banyak media sosial yang digunakan. Diharapkan mereka dapat memposting foto hasil dari mereka jalan-jalan di tempat wisata di Pulau Belitung. Jika itu dilakukan sama artinya dengan mempromosikan pariwisata,” tutur Arie.
 
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Disbudpar Babel, Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Bangka Belitung, Genpi Nasional dan Kementerian Pariwisata RI.
Penulis : Ernawati Arif (Pranata Humas Disbudpar Babel)
Sumber : Dinas Kominfo
Editor :
Fotografer : Iman (Genpi Bangka Belitung)
Dibaca : 277 Kali