Dishub Babel Adakan Gerak Jalan Sehat Untuk Peringati Hari Perhubungan Nasional Ke-46 Tahun 2017
Pangkalpinang – Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional ke-46 Tahun 2017, Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan gerak jalan santai yang dilaksanakan di Kompleks Perkantoran Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, pada Minggu pagi (17/09/2017). Para peserta sangat antusias dan begitu bersemangat untuk berpartisipasi dalam gerak jalan Hari Perhubungan tersebuy.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sarjulianto, menghimbau serta mengajak para peserta gerak jalan santai supaya memeriksakan kesehatan secara gratis dan dapat mendonorkan darahnya. Kegiatan donor darah ini sangat penting demi rasa kemanusiaan sekaligus untuk menjaga kesehatan.
“Donor darah ini penting karena sel-sel darah merah perlu diganti, ibarat sebuah mobil kalau olinya tidak diganti maka mobil itu tidak akan berjalan dengan lancar,” ujar Sarjulianto.
Selanjutnya Sarjulianto menyampaikan bahwa Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Babel telah menjalin kerjasama dengan 20 mitra sektor perhubungan, baik itu dengan mitra perhubungan udara, darat serta laut. Dengan mitra-mitra tersebut Sarjulianto berharap dapat terjalin sinergi dan kerjasama yang baik.
“Untuk itu perlu adanya sinergi dan kerja sama yang baik karena tidak mungkin bisa berdiri sendiri-sendiri. Jika kerjasama ini berjalan secara optimal akan dapat menghasilkan hal yang positif bagi Bangka Belitung," tutur Sarjulianto.
Pelaksanaan gerak jalan santai Hari Perhubungan menggambarkan satu kesatuan keluarga besar perhubungan. Puncak acara berupa kegiatan upacara yang akan disrlenggarakan pada Senin (18/09/2017), berlokasi di KSOP Pangkal Balam.
“Saya harap besok pagi (Senin, 18/07/2017) pukul 07.00 WIB kita sudah siap semua di halaman pelabuhan Pangkal Balam dengan Innspektur Upacara adalah Gubernur Kepulauan Bangka Belitung,” ungkap Sarjulianto.
Selain kegiatan upacara, juga ada acara rampak gendang dari Polair yang merupakan gabungan dari polisi, TNI dan mitra-mitra yang ikut ambil bagian. Kemudian dilanjutkan dengan parade dari kapal-kapal patroli, demonstrasi atau atraksi udara dari NAM Flying School yang akan mendemokan terbang rendah di atas pelabuhan Pangkal Balam.
“Semua rangkaian acara ini menggambarkan kebesaran dari moda transportasi laut, darat, dan udara,” pungkas Sarjulianto.