Diskominfo Babel Paparkan Capaian Provinsi "Informatif" di Uji Petik Kemenkopolkam RI

PANGKALPINANG — Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kementerian Koordinator Politik, dan Keamanan (Kemenkopolkam) Republik Indonesia (RI), menggelar audiensi bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Babel, beserta Komisi Informasi (KI) Babel, di Ruang Tanjung Pesona, Kantor Gubernur Babel, Rabu (29/4/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri Gubernur Babel Hidayat Arsani yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Babel Elius Gani, Asisten Deputi Agung Pratistho, Plt Kepala Diskominfo Babel Fadjri Jagahitam, Ketua dan Wakil KI Babel, Ita Rosita dan Rikky Fermana, beserta jajaran.

Asisten Administrasi Umum Setda Babel Elius Gani, menyambut baik kehadiran perwakilan Kemenkopolkam RI, dalam rangka audiensi, serta evaluasi demi memperkuat komitmen pembangunan informasi dan pelayanan informasi publik di Negeri Serumpun Sebalai.

"Kami berharap audiensi ini menjadikan tata kelola komunikasi publik ke depannya semakin terbuka, partisipatif, dan akuntabel. Dari indeks-indeks, tentunya adalah buah kinerja kami. Untuk itu, kalau ada saran-saran akan menjadi evaluasi bagi kami," ujar Elius.

Asisten Deputi Agung Pratistho menjelaskan, audiensi yang diinisiasi pihaknya merupakan pesan Deputi dan Menkopolkam untuk mendengarkan tantangan, dan kinerja lembaga teknis pelaksanaan keterbukaan informasi di daerah.

"Kami ingin uji petik langsung, mendengar tentang pelaksanaan tugas kawan-kawan. Saya senang hadir di sini yang menunjukkan sinergi yang bagus antara pemerintah daerah dengan relasinya seperti KI Babel, sehingga bukti kehadiran negara dirasakan masyarakat," ujarnya.

Baik KI Babel maupun Diskominfo Babel, kemudian melakukan pemaparan berkenaan keterbukaan informasi yang diukur dari berbagai data. Sebagaimana dipaparkan Plt Kepala Diskominfo Babel, pada hasil monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik oleh KI Pusat, selama enam tahun berturut-turut, Babel konsisten berada pada kategori informatif.

Sementara itu, pada tahun 2021, skor Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Babel berada di angka 76,51, kemudian tahun 2022 (74,50), tahun 2023 (79,36), dan tahun 2024 (69,82). Dari data tersebut, disimpulkan bahwa skor IKIP Babel setiap tahunnya berada di angka rata-rata nasional. 

"Artinya, skor IKIP Babel selalu berada di skor nasional walaupun angka kenaikannya selalu fluktuatif. Begitu juga indeks komunikasi pembangunan dan informasi publik pada periode 2021-2024 disimpulkan secara umum kalau Babel menunjukkan tren yang baik, dan kompetitif dibandingkan dengan rata-rata nasional," ujar Fadjri.

Sementara itu, IKIP Babel 2025 mendapatkan catatan perlu meningkatkan pelibatan publik, dampak komunikasi, dan kepercayaan masyarakat, dengan beralih dari komunikasi yang sekadar informatif menjadi lebih partisipatif dan berdampak nyata.

Negeri Serumpun Sebalai juga memperoleh capaian dalam Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI), yang di mana terdapat faktor utama dalam peningkatannya, seperti portal Bangka Belitung Digital Service (BDS) sebagai layanan publik digital terpadu. Kemudian kampanye "Babel Semakin Cakap Digital" melalui seluruh kanal media milik Pemprov. 

Selanjutnya, perluasan infrastruktur internet hingga wilayah blankspot juga dilakukan, perluasan akses informasi sampai ke pulau terluar Bangka Belitung, dan SPBE Babel berkategori sangat baik. Dari peningkatan ini, Babel meraih peringkat kedua nasional IMDI 2025, dengan skor 52,15, di mana di atas rata-rata nasional (44,53).

"Progres pada 2026 Diskominfo Babel memiliki strategi pemerataan akses informasi digital, yang menjadi kunci pemenuhan hak akses masyarakat atas informasi publik. Beberapa inovasi juga telah dilakukan dalam pelaksanan 2026," ujar Fadjri.

Inovasi-inovasi tersebut di antaranya, dengan menghadirkan portal PPID, layanan satu data, serta Limas Babel yang merupakan aplikasi wifi area publik dengan menghadirkan Mobil Kominfo (MINFO). Selanjutnya layanan disabilitas, Babel digital service, dan kolaborasi dengan humas/public relation.

Paparan yang dijabarkan Plt Kepala Diskominfo Babel di hadapan perwakilan Kemenkopolkam, mendapat penguatan dari KI Babel yang menilai keterbukaan informasi publik di Babel terus berjalan, semakin meningkat, dan semakin diterima oleh masyarakat. Hal ini pun mendapat apresiasi dari Ketua KI Babel Ita Rosita.

"Ini bisa kami lihat pada saat kunjungan monitoring dan evaluasi, dan pada saat pelaksanaan sengketa informasi di Komisi Informasi, di mana badan publik melakukan pelayanan optimal, dan memberikan rambu-rambu proses persyaratan yang harus dipenuhi oleh pemohon," pungkasnya.

Penulis : Rangga
Sumber : Dinas Kominfo
Editor : Imelda
Fotografer : Jo Fandi
Dibaca : 4 Kali