Diskominfo Semarakkan Festival Depati Bahrin & Mandi Belimau
BANGKA- Memasuki Bulan Suci Ramadhan, sebagian masyarakat Bangka Belitung memperingati dengan berbagai acara spesial adat kampung, tidak terkecuali bagi masyarakat Kampung Kimak, menggelar Upacara Adat Mandi Belimau dan Festival Depati Bahrin di Makam Depati Bahrin Lubuk Bunter, Bangka (20/5/2017 ).
Keikutsertaan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam memberikan informasi serta memeriahkan acara kepada publik dalam kegiatan ini dengan melakukan " pemutaran Film " dan " Cerudik On The Road " dalam rangka memberikan edukasi positif bagi perkembangan budaya daerah untuk mengangkat kearifan lokal yang terkadang dilupakan generasi penerus bangsa, tergerus akan budaya luar yang begitu kuat menghantam peradaban lokal.
Diskominfo melalui Bidang Informasi dan Komunikasi Publik ambil bagian dalam kegiatan ini, sebagai upaya memberikan informasi kepada dunia luar, Bangka Belitung mempunyai banyak sekali kebudayaan lokal yang dapat dijadikan aset daerah untuk memajukan daerah serta menjaga budaya kampung kita.
Ali Usman, selaku panitia pelaksana kegiatan mengatakan acara puncak Adat Mandi Belimau akan diadakan besok pagi, Minggu (21/5/2017), namun agenda acara sudah dimulai dengan Festival Depati Bahrin, dimana Kominfo terlibat langsung dalam agenda tersebut
Selanjutnya, Ali menambahkan sosok Depati Bahrin bagi kalangan masyarakat Merawang dan Mendo Barat dan sekitar apalagi yang sudah berumur 70 tahunan keatas sangat menghormati Depati Bahrin, mereka merasa mempunyai hubungan emosional mungkin mereka mendengar cerita dari orang tua, kakek dimana mereka sebagai pelaku sejarah waktu itu, serta menjadi panutan, kebanggaan daerah atas perjuangan yang dilakukan tanpa mengenal pamrih bagi nusa dan bangsa tercinta.
" Depati Bahrin merupakan sosok yang menjadi panutan masyarakat di sini, mereka menghormati beliau mungkin masyarakat di sini mendengar dari pendahulu mereka betapa mulia perjuangan dari melepaskan ikatan dari kaum kolonial yang menghancurkan negeri yang kita cintai," terangnya
Kemudian, Sebagai wisata sejarah yang ada di daerah Bangka Belitung, Ali berharap kedepannya Pemerintah Daerah dapat memperhatikan dan meningkatkan kondisi jalan menuju makam Depati Bahrin menjadi lebih baik agar akses menjadi lebih mudah
" Ke depan diharapkan kepada pihak yang berwenang untuk dapat meningkatkan akses menuju lokasi makam serta selalu memberikan sosialisasi kepada anak - anak muda generasi bangsa tentang siapa, bagaimana, apa perjuangan yang telah dilakukan Depati Bahrin dalam memperjuangkan kemerdekaan demi bangsa tercinta," harapnya.(Erwin)