DP3ACSKB BABEL GELAR RAPAT KETIGA PERSIAPAN PHI KE-91
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengadakan Rapat Persiapan Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-91 tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Jumat (20/12/2019) di ruang rapat kantor DP3ACSKB Babel.
"Konsep kegiatan yang akan kita lakukan sesuai arahan pimpinan membuat sesuatu yang berbeda dari sebelumnya, ada inovasi yang dilakukan tanpa meninggalkan protap, ada hal baru yang paling spesial ada penandatanganan komitmen bersama antara babel dengan UN Women (United Nations Entity For Gender Equality and The Empowerment of Women/Entitas Perserikatan Bangsa-Bangsa Untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan), untuk wilayah Asia berkantor di Bangkok, yg tujuannya untuk pemberdayaan perempuan," terang Kepala DP3ACSKB Babel Susanti.
Dijelaskan Susanti Tema PHI Ke-91 ini yaitu 'Perempuan Berdaya Indonesia Maju' ini maksudnya untuk memberikan keleluasaan pada kaum perempuan untuk berkiprah, perempuan diberi kesempatan agar setara dengan pria, perempuan diberi kesempatan mengeksplore dirinya.
Pada rapat ini juga disepakati bahwa pelaksanaan PHI diawali dengan upacara bendera dilanjutkan dengan berbagai rangkaian dan turut diramaikan dengan bazar produk UMKM Bangka Belitung.
Menurutnya perempuan Bangka Belitung harus digambarkan sesuai dengan muatan lokal yakni perempuan yang CIKAR (cerdas, inovatif, kreatif aktif dan responsif).
Perhelatan Peringatan Hari Ibu (PHI) tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung rencananya akan digelar pada Kamis (26/12/2019) di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diawali dengan Upacara Bendera, penandatanganan komitmen UN Women dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan bazar produk UKM khas Bangka Belitung dan beberapa rangkaian kegiatan lainnya.
Diungkapkan Kepala DP3ACSKB Babel, Susanti PHI kali ini bertujuan untuk membangkitkan kepedulian masyarakat tentang perspektif perempuan berdaya sebagai bentuk kesetaraan laki-laki dan perempuan.
Rencananya, acara ini akan dihadiri kurang lebih 1400 orang yang terdiri dari Gubernur, Wakil Gubernur, Forkopimda, Sekda, Pejabat Instansi Vertikal, staf ahli, staf khusus, Kepala OPD Provinsi, Kabupaten/Kota/ASN, Kades dan Lurah, PKK, BKOW, Dharmawanita, Bhayangkari, Persit, Tokoh Perempuan, Organisasi Perempuan, mahasiswa dan pelajar, masyarakat dan lain-lain.