DPMPTSP Babel MoU dengan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB Bogor
PANGKALPINANG - Berbagai terobosan dilakukan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung dalam meningkatkan investasi Babel di segala sektor, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Bangka Belitung melakukan penandatangan kerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB Bogor dalam upaya meningkatkan perekonomian Bangka Belitung.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Bangka Belitung Syafitri mengatakan penandatangan kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan MoU tahun lalu antara DPMPTSP Babel dengan Institut Pertanian Bogor. Ia menjelaskan ini adalah salah satu kegiatan studi kelayakan potensi investasi di sektor pertanian. Dengan itu, melalui kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan investasi dan memberikan informasi penting tentang peluang potensi investasi di Babel.
" Melalui kerjasama ini saya berharap dapat meningkatkan investasi dan memberikan informasi penting tentabg peluang potensi investasi di Babel, " tutur Syafitri saat membuka Acara Penandatanganan Kerjasama DPMPTSP Provinsi Bangka Belitung dengan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor di Ruang Rapat Tanjung Pesona kantor Gubernur Babel, Kamis (22/3).
Syafitri juga mengatakan kerjasama ini diharapkan dapat menjadi hubungan yang saling menguntungkan kedepannya antara Provinsi Bangka Belitung dengan Institut Pertanian Bogor terutama di sektor pertanian. Dengan adanya kegiatan study proyek kelayakan investasi ini dapat memberikan data potensi investasi daerah yang akurat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sehingga menjadi suatu nilai yang bisa dijual kepada calon investor. Bangka Belitung merupakan provinsi penghasil sektor pertanian dan perkebunan yang mempunyai nilai jual tinggi.
"Untuk itu, saya mengimbau kepada semua peserta yang hadir khususnya dari kabupaten dan kota agar dapat memberikan informasi data yang lengkap dan akurat terkait investasi yang ada di daerah masing-masing, agar nanti dapat di tindaklanjuti oleh tim dari IPB setelah perjanjian kerja sama ini," ujar Syafitri.