Event Pariwisata TCOF Season 3 Ajang Promosi Wisata Daerah
Toboali - Rangakaian perhelatan even pariwisata Toboali City On Fire Season 3, secara resmi ditutup oleh Kepala Dinas Kebuudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Rivai dalam acara malam puncak Puncak Toboali City on Fire Season 3 2018, di Lapangan Laut Nek Aji, Minggu ( 29/07/2018 ) malam.
Rivai menyampaikan bahwa penyelenggaraan TCOF 2918 telah berjalan dengan sukses dan lancar berkat kerjasama serta kerjakeras kita bersama. Antusiasme dan semangat pemuda, masyarakat lokal dan pemerintah daerah untuk bangkit dalam membangun Kabupaten Bangka Selatan pada sektor kebudayaan dan pariwisata sangat tinggi.
"Diusia ketiga tahun ini, TCOF merupakan event pariwisata nasional yang bukan saja membanggakan masyarakat Bangka Selatan saja melainkan Bangka Belitung dan seluruh masyarakat Indonesia," katanya.
Event ini telah memberikan dampak terhadap pelestarian lokal yang ada di Kabupaten Bangka Selatan sekaligus telah meningkatkan apresiasi terhadap budaya lokal yang ditandai dengan banyaknya jumlah peserta yang mengikuti kegiatan dan berduyun-duyunya untuk menyaksikan secara langsung kegiatan serta. Dan TCOF menjadi salah satu event nasional dengan telah dilauncingnya oleh Kementerian Pariwisata.
Sektor pariwisata dapat membantu peningkatan ekonomi sehingga dapat diandalkan dalam meningkatkan devisa, memperluas lapangan kerja, mendorong pariwisata serta ajang memperkenalkan keindahan alam dan aneka kerajinan di Bangka Belitung.
"Kunjungan wisatawan datang ke Bangka Selatan terus meningkat dengan adanya kegiatan ini, sejak dimulainya pada 2016 sampai 2018 telah mengalami peningkatan yang signifikan," terang Rivai.
Selain itu, dengan telah berakhirnya kegiatan pariwisata TCOF Season 3, dapat dijadikan Pemerintah Daerah, baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan untuk dapat segera melakukan evaluasi atas penyelenggaraan dan berharap pada penyelenggaraan selanjutnya dapat mempersiapkan lebih awal sehingga penyelenggaraan semakin menjadi lebih baik.
"Harapan kedepan lebih meriah dan lebih inovatif, sehingga kualitas dan kuantitas dapat lebih meningkat sehingga lebih berdampak positif dalam kemajuan masyarakat dan kebudayaan lokal di daerah Bangka Belitung," harap Rivai.