Gubernur Minta Penyerapan Dana Desa Tahun 2018 Harus Lebih Optimal

PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka belitung Erzaldi Rosman pada Selasa (20/3) mengumpulkan jajaran OPD BPMD kabupaten se-Babel dan tenaga ahli pendamping dana desa guna memberikan arahan terkait pengelolaan dana desa yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2018.

Arahan terkait percepatan pelaksanaan penyerapan anggaran dana desa, penyusunan program prioritas pembangunan desa yang dibiayai dari dana desa, juknis pelaporan, serta pelaksanaan kegiatan merupakan beberapa poin yang disampaikan gubernur dalam pertemuan siang itu.

Terkait dengan penyerapan anggaran dana desa untuk tahun 2018, gubernur menyampaikan arahan agar penyerapan anggaran dana desa harus lebih optimal guna pembiayaan pembangunan desa dengan parameter untuk target sisa lebih pagu anggaran (SILPA) ADD di tahun 2018 tidak melebih 2,5 persen.

“Mengacu pada kondisi SILPA di tahun 2017 lalu, kita  menargetkan untuk SILPA anggaran dana desa di tahun 2018 agar tidak melebihi 2,5 persen,” pinta Gubernur Erzaldi.

Dengan adanya optimalisasai penyerapan dan penggunaan anggaran dana desa ini Erzaldi berpandangan dapat menjadi satu stimulus untuk menggerakan perekonomian di desa. “Realisasi SILPA di bawah 2,5 persen, secara teknis ADD ini sangat memberikan daya ungkit yang sangat luar biasa bagi pertumbuhan ekonomi di desa," tegas Erzaldi.

Dari hasil catatan cash flow keuangan daerah, Gubernur Erzaldi menjelaskan untuk realisasi serapan anggaran dana desa di triwulan I hingga Maret 2018 untuk enam kabupaten telah mencapai 11,4 persen dengan realisasi nilai anggaran Rp 30.228.071.600.

Arahan terkait pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari dana desa untuk lebih dititikberatkan pada program prioritas dan dilakukan langsung oleh masyarakat desa turut disampaikan gubernur dalam pertemuan siang itu.

“Saya juga sampaikan agar pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari penggunaan anggaran dana desa harus dilakukan oleh masyarakat desa tidak dilakukan oleh pihak ketiga, terkecuali untuk kegiatan teknis yang pelaksanaannya memang tidak dapat dilakukan oleh masyarakat desa," harap Gubernur Erzaldi.

Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Kantor BI Wilayah  Bangka Belitung Tantan Heroika, Kepala BPS Wilayah Bangka Belitung Darwis Sitorus, Asisten  Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Yulizar dan sejumlah pejabat tingkat kabupaten.

Penulis : Stevani
Sumber : Dinas Kominfo
Editor : Irwanto
Fotografer : Stevani
Dibaca : 171 Kali