Gubernur Minta Siswa Babel Banyak Membaca
Pangkalpinang--Membaca buku adalah satu cara untuk ‘membuka’ jendela dunia. Banyak manfaat yang didapat dari kegiatan membaca buku, salah satunya bertambahnya wawasan. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman berpesan kepada pelajar di Bangka Belitung untuk banyak membaca buku.
“Daripada melakukan kegiataan yang tidak ada manfaatnya, mari banyak-banyak kita membaca Alquran dan membaca buku,” kata Gubernur usai mengikuti Seminar Nasional Depati Amir - H.AS. Hanandjoeddin, dengan tema “Rangkaian Perjalanan Pahlawan Nasional Bangka Belitung di Graha Timah, Rabu 28 Februari 2018.
Dikatakan Gubernur, banyak manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan membaca buku. Selain bisa menambah wawasan, menambah pengetahuan dan mendapatkan informasi baru, kegiatan membaca buku juga salah satu jalan bagi seseorang untuk melatih kemampuan berpikirnya.
“Otak itu ibarat pedang, makanya perlu diasah dan harus terus diasah agar otak encer dan cerdas. Kalau kita tidak pernah membaca tentunya otak kita kurang melakukan reaksi sehingga membuat kita tidak cerdas dan tidak berwawasan,” papar Gubernur.
Selain itu kata Gubernur, banyak jalan bagi sesorang untuk meraih kesuksesan. Dan salah satu jalan itu adalah dengan banyak membaca.
“Saya sampaikan kepada siswa Babel bahwa kalau ingin sukses banyaklah membaca buku, termasuk buku tentang sejarah Bangka Belitung, buku tentang biografi pahlawan Bangka Belitung juga harus dibaca dan dipelajari,” tegas Gubernur.
Sementara itu saat menjadi narasumber pembuka dalam Seminar Nasional Depati Amir - H.AS. Hanandjoeddin, Gubernur mengungkapkan sudah kewajiban siswa Bangka Belitung mempelajari tentang sejarah Bangka Belitung serta pahlawan dari Bangka Belitung.
“Jangan mengaku orang Bangka atau orang Belitung kalau tidak tahu sejarah Bangka dan Belitung serta pahlawannya,” kata Gubernur.
Gubernur mengapresiasi semangat siswa yang mengikuti kegiatan seminar tersebut. Kegiatan seperti ini kata Gubernur bisa menjadi pemicu bagi siswa untuk mempelajari sejarahnya dan bisa menjadi motivasi bagi siswa untuk maju dan menjadi yang terbaik.
“Sejarah perlu dipelajari agar anak-anak ke depan tidak terpeleset. Sejarah itu memang produk masa lalu, namun harus dipelajari karena sejarah merupakan pengalaman, namun harus dipelajari agar mempunyai arti bagi seseorang,” ujarnya.
Menurut Gubernur, sangat naif bagi seseorang yang ingin maju tanpa mempelajari sejarah.
“Juga sangat rugi kalau kita mau berubah tanpa mempelajari sejarah. Untuk itu kita harus tahu siapa pahlawan dari Bangka Belitung. Sebab mereka begitu menginspirasi kita untuk terus berjuang,” ujar Gubernur.