Gubernur Periksa Kondisi Kendaraan Dinas
PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman turun langsung memeriksa kondisi kendaraan dinas Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (8/6/2017). Sejumlah kendaraan dinas dikumpulkan di halaman depan Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. Pemeriksaan berlangsung sekitar satu jam, dimulai pukul 08.30 WIB hingga 09.30 WIB.
Saat berlangsung pemeriksaan, pemegang kendaraan diwajibkan berada langsung di dekat kendaraan. Pasalnya Gubernur ingin bertanya langsung mengenai perawatan kendaraan. Gubernur berharap pemegang kendaraan dapat bertanggung jawab melakukan perawatan. Selain itu, pemegang kendaraan harus memanfaatkan kendaraan sesuai fungsinya.
“Kita melakukan pemeriksaan aset. Jangan sampai ketika melakukan penganggaran setiap dinas ingin menambah jumlah kendaraan. Selain itu kita ingin melihat kebersihan kendaraan, diharapkan kondisi kendaraan dinas dapat diperhatikan,” kata Gubernur usai melakukan pemeriksaan kendaraan dinas Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (8/6/2017).
Dengan adanya rutinitas pemeriksaan kendaraan, kata Gubernur, pemegang kendaraan terdorong untuk melakukan perawatan. Ini merupakan aset pemerintah, sehingga pemegang kendaraan wajib melakukan pemeliharaan. Pemerintah harus memikirkan masyarakat ketika ingin membeli aset, sebab uang yang digunakan tersebut merupakan uang rakyat.
Jika perawatan kendaraan dilakukan secara rutin, jelasnya, berdampak terhadap masa penyusutan kendaraan menjadi cukup lama. Perawatan kendaraan dinas milik Rumah Sakit Umum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sangat baik. Walaupun pembelian kendaraan tahun 2011, namun kondisinya seperti kendaraan tahun 2016.
Setelah melakukan pemeriksaan, Inspektorat selanjutnya mendata. Jika ada kendaraan sudah tidak layak, selanjutnya Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan melelang kendaraan tersebut. Begitu juga kendaraan yang ada di pool, jika tidak terpakai dan kondisi sudah semakin susut juga akan dilelang.
“Mengenai kendaraan yang dipinjam pakai DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sesuai hasil rekomendasi dari BPK agar mobil dikembalikan. Sekwan sudah menanggapi, kendaraan tersebut akan dikembalikan. Namun mungkin karena sibuk, ada kawan-kawan di dewan yang belum mengembalikan,” kata Gubernur.