Hasil Survei Inperma Ombudsman, Ini Kata Jumli tentang Pelayanan di Babel

PANGKALPINANG, -- Sebanyak sebelas provinsi menjadi target survei Indeks Persepsi Maladministrasi (Inperma) Ombudsman RI. Data survei diambil dengan cara berinteraksi untuk mengurus layanan dasar. Sebagian besar pengguna layanan masih nyaman untuk mengurus secara langsung dibanding menggunakan sistem online.

Kepala Ombudsman Bangka Belitung Jumli mengatakan, pelayanan publik di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masuk persepsi maladministrasi paling rendah kedua setelah Provinsi Bali dengan kategori rendah. Sedang Provinsi Bali masuk persepsi maladministrasi yang paling rendah pertama.

"Dasar pemikiran dari pelaksanaan survei indeks persepsi maladministrasi adalah melanjutkan hasil penelitian kepatuhan terhadap standar pelayanan publik yang telah dilakukan oleh Ombudsman sejak tahun 2015," jelas Kepala Ombudsman Babel Jumli via whatapps kepada TKG Babel, Minggu (1/4/2018).

Data survei diambil dari cara berinteraksi mengurus layanan dasar, sebagian besar pengguna layanan masih nyaman untuk mengurus secara langsung dibanding menggunakan sistem online. Ia menjelaskan, kemudian bertanya langsung kepada petugas masih menjadi pilihan dominan bagi pengguna layanan dalam mengakses informasi standar layanan.

Fokus layanan yang menjadi sasaran survei penilaian yaitu pelayanan dasar dan massif diakses oleh masyarakat. Responden ditemui secara langsung (on the spot) pada unit layanan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Rumah Sakit Pemerintah, Sekolah Dasar, Menengah dan Atas Negeri serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Ombudsman RI Babel berharap, dengan hasil secara umum pada peringkat kedua dengan persepsi maladministrasi kategori rendah di beberapa bidang pelayanan publik tersebut diharapkan tetap terus ditingkatkan. Sehingga bisa terwujudnya persepsi maladministrasi dengan kategori tidak ada maladministrasi.

"ke depan diharapkan Bangka Belitung bisa mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan prima. Sebab terdapat beberapa bidang disurvei Ombudsman," ungkapnya.

Penulis : Huzari
Sumber : Dinas Kominfo
Editor :
Fotografer : Istimewa
Dibaca : 165 Kali