Ingin Potensi Desa Cepat Berkembang, Ini Caranya
BUKITLAYANG -- Pembentukan Kampung Radio menjadi solusi jika ingin mempercepat pengembangan potensi desa. Pasalnya masyarakat desa mendapatkan informasi lebih awal secara cepat dan tepat. Selain itu, potensi desa terekspos hingga ke tingkat internasional.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan, jika masyarakat mendapatkan informasi dengan benar, bisa membantu meningkatkan kesejahteraan. Contohnya, masyarakat bisa memilih bibit lada berkualitas.
"Bibit tanaman lada berkualitas baik, membuat hasil yang didapatkan bagus. Namun masih ada masyarakat mendapatkan bibit lada kurang kurang bagus," kata Gubernur Erzaldi saat peresmian Kampung Radio di Desa Bukit Layang, Selasa (17/12/2018).
Desa Bukit Layang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka mempunyai potensi udang gala. Gubernur Erzaldi menyarankan, pihak desa bisa belajar pembenihan udang gala. Saat menangkap udang gala di sungai jangan menggunakan racun.
"Jika menangkap udang gala menggunakan racun, lapor polisi. Kehadiran RRI hingga ke desa sangat bermanfaat untuk kemaslahatan umat. Diharapkan Kampung Radio terus berkembang," harap Gubernur Erzaldi.
Wakil Bupati Bangka Syahbuddin juga mengapresiasi pembentukan kampung radio ini. Menurutnya, informasi harus bisa mengubah masyarakat ke arah lebih baik. Arus informasi sangat mendukung program kerja penyelenggaraan pemerintah.
"Pemerintah serius mempercepat arus informasi. Salah satu upaya, membentuk kampung radio ini. Selanjutnya masyarakat mampu mengembangkan potensi desa, sehingga pemanfaatannya dapat lebih efektif. Ini semua ide inovatif," ungkapnya.
Hal senada dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sudarman. Menurutnya, Desa Bukit Layang dijadikan desa percontohan pengembangan kampung radio, selanjutnya program serupa juga ada di desa lainnya.
"Tujuannya agar desa menjadi mandiri, masyarakat mampu mengolah potensi SDA di desa. Kemudian bisa meningkatan value (nilai tambah) produk dari desa dan program ini menular ke desa lain," harap Kadiskominfo Sudarman.
Memanfaatkan Teknologi
Sedangkan Rahadian Ginting Direktur Teknologi Media Baru LPP RI menjelaskan, siaran RRI terus berkembang dengan menggunakan fasilitas teknologi. Seperti menggunakan smartphone bisa mendengar siaran RRI.
"Ini dapat mengantisipasi penyebaran berita hoax. Sebab penggunaan smartphone seringkali mendapatkan berita hoax. Kampung radio merupakan salah satu solusi mengatasi informasi hoax," katanya.
Kampung radio dikembangkan secara nasional. Sebab RRI sekarang tidak hanya bisa didengarkan secara nasional, karena sudah sampai internasional. Jika keluar negeri dan rindu kampung halaman, bisa mengakses RRI melalui smartphone
Kampung radio bermula ketika melakukan monitoring ke Desa Bukit Layang. Harianto Kepala LPP RRI Sungailiat mengatakan, Kemudian muncul inspirasi setelah melihat kegiatan gotong royong yang dilakukan masyarakat desa.
Ada potensi belum terlihat. Ia menambahkan, lalu ada keinginan untuk menggali potensi di Bangka Belitung. Kampung radio menjaga budaya gotong royong agar terus ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Bersama kita mengembangkan potensi desa dan memberdayakan masyarakatnya," ajak Harianto.