Ini yang Disampaikan Gubernur pada Upacara HUT ke-18 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2018
Teruslah bersyukur dan teruslah berjuang untuk mewujudkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang makmur, adil, sejahtera, dan damai.
PANGKALPINANG--Terhitung hari ini, Rabu, 21 November 2018 sudah 18 tahun usia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, memimpin pelaksanaan upacara untuk memeringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2018 di Lapangan Kantor Gubernur Air Itam, Rabu, (21/11/2018).
Sejumlah anggota Presidium Pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan dan anggota DPRD Babel turut hadir pada upacara tersebut.
Para undangan dan peserta upacara menggenakan pakaian melayu saat mengikuti upacara tersebut.
Bebeberapa pesan disamapaikan Gubernur saat memimpin pelaksanaan upacara. Dalam kesempatan tersebut Gubernur mengajak peserta upacara dan masyarakat Babel untuk bersyukur kepada Allah SWT pada usia ke-18 tahun provinsi ini. Seperti terungkap pada pantun yang disampaikannya.
Rentak melayu khasanah negeri
Budaya melayu cerminan diri
Kita berkumpul di hari jadi
Sujud syukur pada Ilahi
"Hikmah dari hari jadi ke-18 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengingatkan kita untuk jangan mudah putus asa. Mari kita bersyukur kepada Allah SWT. Berkat Ridho Allah SWT dan perjuangan para sesepuh dan tokoh masyarakat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bisa terwujud," kata Gubernur.
Dia menambahkan perjuangan untuk terwujudnya provinsi Babel memang tak mudah. Sedikitnya ada empat dekade yang dilakui sehingga provinsi ini bisa terwujud, yang secara dejure berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2000.
Untuk itu Gubernur mengajak masyarakat Babel di mana pun berada untuk selalu berjuang bersama dalam mewujudkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang aman, damai, dan sejahtera.
"Kita sebagai masyarakat Babel di manapun berada untuk menerus perjuangan pendiri Babel ini guna menciptakan kesejahteraan, kemakmuran, keadilan, kedamaian melalui kerja keras, dan aksinyata," ujarnya.