Jadilah Konsumen yang Cerdas

PANGKALPINANG – Dalam rangka memperingati Hari Konsumen Nasional, Dinas Perindusterian dan Perdagangan mengadakan talkshow yang dihadiri oleh masyarakat kota Pangkalpinang untuk mewujudkan konsumen cerdas di era ekonomi digital. Acara ini digelar di  Alun-alun Taman Merdeka (ATM) Pangkalpinang dengan menghadirkan beberapa nara sumber, diantaranya Plt Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Sri Agustina, dan juga Gubernur Erzaldi Rosman.

Hari Konsumen Nasional dimulai dari keputusan presiden yang pelaksanaannya ditetapkan setiap tanggal 20 April. Sri Agustina juga menjelaskan, bahwa dulu masyarakat Indonesia hanya mengenal YLKI sebagai Non-Government Organization (NGO) yang bergerak dalam perlindungan konsumen.

Sri Agustina dalam talkshow tersebut mengatakan bahwa penyelenggaraan Hari Konsumen Nasional ini membuat para konsumen bukan menjadi objek, namun menjadi subjek yang suara para konsumen ini didengar dalam pembangunan ekonomi.

“Selain itu, konsumen menjadi lebih sadar dengan hak-hak yang mereka miliki, maka perlu ditandai dengan suatu hari dimana seluruh konsumen diseluruh Indonesia memperingati hari hak-hak konsumen,” terang Sri.

Provinsi Babel saat ini menekanan sosialisasi untuk menjadi konsumen yang cerdas, dan juga dilakukan aksi yang dapat memberikan edukasi kepada konsumen dan pedagang. Satgas Pangan pun akan menindak para pedagang yang kedapatan berbuat tidak baik.

“Aksi yang dilakukan oleh Satgas Pangan seperti mengadakan razia bagi produk-produk kedaluarsa atau illegal. Kalau kita tidak mendapatkan laporan dari konsumen yang cerdas dan berani melaporkan hal-hal yang illegal oleh para pedagang, Satgas Pangan pun juga susah bergerak,” ujar Erzaldi.

Untuk itu, Erzaldi berharap masyarakat sebagai konsumen juga berperan serta untuk ikut berpartisipasi dengan melaporkan dan menjadi konsumen yang cerdas dan berani melaporkan hal-hal illegal yang dilakukan oleh para pedagang.

Dalam kesempatan itu Erzaldi juga menggaungkan sebuah aplikasi yang akan dapat membantu masyarakat Babel nantinya dalam aplikasi Bantuku, dimana dalam satu aplikasi ini akan terdapat banyak manfaat yang dapat digunakan oleh koperasi, Bumdes, dan BUMD.

Penulis : Khalimo
Sumber : Dinas Kominfo
Editor : Irwanto
Fotografer : Khalimo
Dibaca : 240 Kali