KKN Mahasiswa UBB Gagas Brownies Terong Untuk Dikembangkan UMKM Desa Keretak

KERETAK, BANGKA TENGAH – Para Mahasiswa Jurusan Fisip UBB saat ini sedang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata di Desa Keretak. Dalam kegiatan tersebut mereka memiliki beberapa program kerja untuk memajukan Desa tersebut, dimana salah satunya adalah pembangunan Taman Bacaan Keretak. Acara ini diresmikan oleh kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada hari Senin (14/08/2017) di Mesjid Al Ihsan, Desa Keretak.

Popan Oksa Parianda, seorang mahasiswa Fisip UBB selaku Ketua Koordinator Taman Bacaan Keretak mengungkapkan bahwa berdasarkan observasinya selama melaksanakan KKN di Keretak, Ia melihat bahwa minat membaca masyarakat masih kurang. Dan Ia berharap dengan hadir nya taman bacaan ini dapat menambah minat dan motivasi para generasi muda untuk membaca dalam menambah wawasan dan mendapatkankan informasi.

Program lain yang dilakukan para mahasiswa selain mendirikan taman bacaan adalah dalam hal program UMKM. Para mahasiswa ini memiliki gagasan untuk pembuatan brownies terong, mengingat desa Keretak ini merupakan desa penghasil terong terbanyak di Bangka. “Sebagai salah satu daerah penghasil terong terbanyak, kalau seandainya tidak terjual habis, maka kenapa tidak kami manfaatkan untuk mengembangkan UMKM dengan membuat variasi brownies terong,” ujar Popan dengan semangat.

Hasil kue manis brownies tersebut pun turut dinikmati bersama oleh para tamu undangan dalam acara pembukaan Taman Baca keretak.

Lebih jauh Ia mengungkapkan bahwa Desa Keretak pun memiliki potensi pariwisata. Dimana ada dua potensi yang Ia jelaskan, yaitu bukit Kepinis dan wisata air panas yang terletak diujung kampung dekat kantor desa. “Ini juga menjadi salah satu program kami untuk turut mengembangkan pariwisata di desa Keretak ini,” ungkap Popan.

Untuk bukit Kepinis, Ia mengatakan sudah cukup berkembang dengan dibangunnya gazebo untuk menikmati pemandangan dan tempat beristirahat.

Untuk program terakhir yang Ia sampaikan adalah membuat Peraturan Desa. “Orang-orang desa ini kurang paham dalam membuatnya, jadi kawan-kawan dari jurusan hukum ini turut membantu. Dan saat ini Perdes sudah mulai berjalan,” jelasnya.

Dalam hal kenakalan remaja pun tidak luput menjadi perhatian dalam program KKN mahasiswa UBB tersebut. Popan mengatakan bahwa Ia bersama kawan-kawan KKN mensosialisasikan untuk para pelajar Sekolah Menengah Pertama mengenai Sex, gender, dan juga Narkoba agar generasi muda Keretak tidak terjerumus ke hal-hal yang dapat merusak generasi bangsa.(K5)

Penulis : khalimo
Sumber : Dinas Kominfo
Editor :
Fotografer : Khalimo
Dibaca : 336 Kali