KPU Kota Pangkalpinang Luncurkan Maskot Pilkada 2018
Pangkalpinang -- Komisi Pemilihan Umum Kota Pangkalpinang meresmikan Peluncuran Maskot dan Jingle Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang Tahun 2018 di Tugu Kemerdekaan Taman Sari, Sabtu, malam ( 02/12/2017 )
Peluncuran Maskot dan Jingle ini merupakan rangkaian tahapan pemilihan kepala daerah yang akan diselenggarakan oleh KPU Pangkalpinang untuk mensosialisasikan kepada masyarakat Pangkalpinang agar dapat meningkatkan partisipasinya dalam menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Daerah 2018
Hal ini disampaikan Ketua KPU Pangkalpinang, M.Yusuf saat memberikan sambutan dihadapan para tamu undangan dan masyarakat yang hadir untuk melihat secara langsung malam peluncuran Maskot Pilkada.
Kemudian Ketua KPU Kota Pangkalpinang berharap keamanan pada saat Pilkada 2018 mendatang bisa tetap terjaga dengan baik.
“Kami juga berharap kepada pihak-pihak terkait supaya kita bersama-sama menjaga keamanan dan menjadikan situasi yang kondusif pada Pilkada Kota Pangkalpinang nantinya,” tambahnya.
Launching Maskot Pilkada 2018 ditandai dengan pengenalan " Si Munang " ( Siap Memilih Untuk Pangkalpinang ) oleh KPU kepada masyarakat bersama dengan Jingle Pilkada
Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Baskesbangpol Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Drs. H. Tarmin, M.Si., mewakili Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, KPU Provinsi, Bawasluh, Panwaslu, Utusan Parpol, Bakal Paslon, Kepolisian, serta unsur Forkopimda Provinsi / Kota.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol mengucapkan rasa terima kasih kepada KPU Kota maupun Provinsi serta segenap jajarannya yang sudah melaksanakan tahapan Pilkada 2018
Lebih lanjut, Tarmin mengajak seluruh masyarakat Kota Pangkalpinang agar ikut serta mensosialisasikan Pilkada 2018 mendatang.
“Mensosialisasikan pilkada bukan hanya tugas dari KPU. Akan tetapi semua elemen masyarakat Pangkalpinang agar Pilkada berjalan dan sesuai yang diharapkan oleh masyarakat,” katanya.
Kemudian, Tarmin sampaikan Pilkada merupakan salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan suatu demokrasi, baik untuk memilih Kepala Daerah maupun anggota legislatif.