Kunjungi RS Jiwa Provinsi, Komisi IV DPRD Babel akan Laksanakan Rakor 4 Pilar
Rumah Sakit Jiwa Provinsi merupakan RS tertua di Babel, demikian disampaikan dr.Andri Nurtito, MARS awali pertemuan dengan Komisi IV DPRD Bangka Belitung di Sabtu pagi (16/11). Pada awalnya RSJ ini milik pemetintah pusat tetapi sudah diserahkan ke Provinsi.
Komisi IV yang dipimpin oleh Jawarno selaku Ketua Komisi IV kunjungi RSJ Provinsi untuk melihat langsung sarana dan prasarana guna pembangunan kesehatan.
Rombongan diterima Dirut RSJ, Andri Nurtito bersama pejabat terkait. Saat ini RSJ miliki 164 tmpt tdr perawatan dari kelas 1 hingga kelas 3, juga ada ruang perawatan intensif. RS Jiwa Provinsi lakukan pembenahan dan peningkatan pelayanan guna persiapan akreditasi di Maret Tahun 2020 nanti. Kedepan untuk program promotif akan diambil alih oleh Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota, bahkan dimulai dari tingkat puskesmas
Dari peninjauan ini, ternyata RS Jiwa masih kekurangan 2 (dua) Dokter spesialis jiwa juga konselor. Jumlah pasien yang ada saat ini adalah 54 orang.
Terdapat permasalahan lainnya yakni pasien yang tidak mempunyai keluarga lagi. Setelah dinyatakan sehat, pihak RSJ tidak bisa mengembalikannya, karena tidak ada pihak yang bisa dihubungi. Terkait ini, kita akan duduk bersama dengan Dinas Kesehatan Babel dan Dinas Sosial Babel, sampai anggota Komisi IV, Herman Suhadi. Yang menjadi kendala Panti yang dimiliki Dinas Sosial belum ada dikhususkan untuk pasien mantan sakit jiwa.
"Saya juga menginginkan RSJ ini bisa sebagai icon provinsi juga Kabupaten Bangka", tambah Herman.
Kedepan Komisi 4 akan laksanakan rapat koordinasi 4 pilar dengan Rumah Sakit Jiwa, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan TAPD untuk sikapi permasalahan yang ada.
Akhir pertemuan, Dirut sampaikan pada Tahun Anggaran 2020 sudah ada master plan dan DED Rumah Sakit ini. Diinfokan juga prestasi
RSJ Babel sudah mendapat penghargaan RS dengan fasilitas bintang 4.
Dan kedepan akan laksanakan juga pprogram sister hospital dengan RSJ Grogol, dan ini mendapat support dari Kadinkes Bangka Belitung.