Naikan Harga Beli Gabah Petani, BUMD Pemprov Jalin Kerja Sama dengan BUMD Pemkab Basel dan Perusahaan PT Bumi Pangan Digdaya
PANGKALPINANG - BUMD provinsi bangka belitung yakni, PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera milik pemerintah provinsi babel hari ini Jumat (20/11) resmi menjalin kerja sama dengan BUMD milik pemkab bangka selatan dan perusahaan pertanian yakni PT BPD.
Kerja sama dituangkan dalam penandatangan perjanjian kerja sama (PKS) oleh direktur BUMD PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera dengan direktur BUMD bangka selatan yakni PT. Bangun Bangka Selatan dan direktur PT Bumi Pangan Digdaya.
Turut hadir menyaksikan penandatangan kerja sama siang itu, sekretaris daerah pemerintah provinsi kep. babel yang juga selaku dewan komisaris BUMD pemprov yakni, Yulizar Adnan.
“ kerja sama dimaksudkan dalam rangka pemanfaatan pabrik pengolahan beras yang ada di batu betumpang bangka selatan untuk menghasilkan beras premium namanya beras berkah”. Ungkap Prof. Saparudin selaku direktur BUMD pemprov babel PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera usai penandatangan perjanjian.
Lebih jauh, Prof. Saparudin menjelaskan bahwa utama dari kerja sama dengan BUMD milik pemkab basel dan perusahaan bidang pertanian ini, adalah ditujukan untuk menaikan nilai tukar petani (NTP)
“ kerja sama ini ke depannya dimaksudkan untuk mampu menaikan tingkat harga beli terhadap gabah petani”, tutur Prof Saparudin.
Upaya untuk menaikan NTP tersebut, dijelaskan Prof. Saparudin diwujudkan dengan menaikan harga beli gabah dari petani yang akan dilakukan oleh BUMD.
“ diharapkan kedepan kerja sama ini mampu menaikan tingkat harga beli terhadap gabah petani, tadi kita (red: BUMD pemprov dan pemprov basel) telah sepakati kita akan membeli rata-rata harga gabah petani dengan nilai 20 persen diatas harga sekarang sehingga petani lebih sejahtera, kemudian nilai tambah dari beras yang dihasilkan oleh petani lokal akan semakin meningkat. “, ungkap Prof. Saparudin.
Dengan tertampungnya beras hasil panen petani lokal dan NTP yang baik ditambahkan Prof. Saparudin dapat menjadi satu stimulus bagi para petani dalam menjalnkan usaha petani sekaligus guna mewujudkan bangka belitung sebagai lumbung padi dan ketahanan pangan yakni swasembada beras.
Hal senada juga diungkapkan Sekretaris daerah kep. bangka belitung, Yulizar Adnan yang mana menyampaikan apresiasinya atas dua perusahaan daerah tersebut membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan nilai tukar petani khususnya terhadap harga gabah di petani.
“ di bangka selatan banyak potensi hasil pertanian, untuk itu kami (red: pemprov) harapkan kerja sama ini berjalan dengan baik dan menghasilkan keuntungan baik bagi petani maupun antar pihak yang menjalin kerja sama”, tutur Sekda.