Om...Om...Sini, Seruan Anak Berkebutuhan Khusus Menyapa Gubernur Erzaldi
PANGKALPINANG -- Suasana akrab antara Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman dengan anak-anak berkebutuhan khusus terlihat menyenangkan. Begitu juga dengan Melati Erzaldi Rosman yang tak sungkan mendekap anak di depan garis start jalan santai, Jumat (23/3/2018).
"Om...Om... Sini, es krim," sapa seorang anak berkebutuhan khusus menyapa Gubernur Erzaldi yang saat itu sedang memanggil Kapolda Brigjen Pol Syaiful Zachri untuk bersama memulai jalan santai.
Gubernur Erzaldi langsung merespon panggilan anak ini, lalu mendekatinya. Tak lama kemudian Gubernur Erzaldi mengambil bendera start untuk memulai kegiatan jalan santai tersebut. Rute perjalanan kali ini tidak terlalu panjang.
Rute jalan santai dibagi dua, untuk anak berkebutuhan khusus dimulai dari Halaman Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menuju rumah dinas gubernur, belok ke arah rumah dinas Danrem, lalu kembali belok kanan melalui depan rumah Kapolda Babel.
Anak berkemampuan khusus ini menuntaskan jalan santai setelah kembali ke kantor gubernur. Kendati demikian, Gubernur Erzaldi ingin mengajak anak berkebutuhan khusus mengikuti acara Deklarasi Anti Hoax, di Bhay Park, samping Polda Babel.
"Anak-anak ini kalau tidak ada acara lain, setelah sampai duluan ke kantor gubernur, kemudian bisa diajak ikut ke taman di samping Polda," ajak Gubernur Erzaldi agar disampaikan ke pengurus anak-anak berkebutuhan khusus.
Sementara rute yang dilewati Gubernur Erzaldi beserta rombongan jalan santai lainnya sedikit berbeda. Jika anak berkebutuhan khusus belok kanan lewat depan rumah Kapolda, sedangkan rombongan Gubernur Erzaldi mengambil jalan lurus menuju Bank Indonesia.
Setelah di depan Bank Indonesia, kemudian rombongan belok kanan menuju Bhay Park di samping Polda Babel. Diperkirakan sekitar tiga kilometer rute perjalanan ini, lalu dilanjutkan mengelilingi kolong di tengah Bhay Park.
Gubernur Erzaldi terkagum-kagum melihat hasil karya Kapolda Syaiful Zachri menyulap kolong eks tambang menjadi taman yang indah. Taman ini hendaknya bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menjalani aktivitas olahraga maupun beristirahat.
"Status lahan ini masih pinjam pakai selama setahun. Namun dengan kondisi seperti ini, maka pinjam pakai akan terus diperpanjang untuk fasilitas umum. Kalau pemprov ada uang, akan kita bantu penerangan lampu tenaga surya," kata Gubernur Erzaldi.