Optimalisasi Ketahanan Nasional, Lemhanas RI Diskusi Bersama Pemprov Bangka Belitung
20/03/2019
Pangkalpinang - Lembaga Pertahanan Nasional ( Lemhanas ) RI dalam rangka optimalisasi pengelolaan tambang secara berkelanjutan dalam rangka ketahanan nasional menggelar Focus Group Discussion ( FGD ) bersama jajaran Pemerintah Provinsi dalam lawatan tugasnya ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Diskusi bersama dipimpin Sekda Bangka Belitung diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Yanuar dan diikuti Plt Kadis ESDM, Kadis LH, Kepala DPMPTSP, Kadisnaker, SPSI, Korem/ 045 /Gaya, Kepolisian Daerah Bangka Belitung, berlangsung di Ruang Pertemuan Tanjung Pendam, Kantor Gubernur Babel, Rabu (20/3/19).
Dirjian Ekonomi dan SKA Debidjianstrat Lemhannas RI Brigjen TNI Ramses Lumban Tobing sekaligus Ketua Tim dalam diskusi tersebut menyampaikan tujuan kedatangan Tim Lemhanas ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mengetahui dan mendapatkan masukan terkait dengan bagaimana langkah mengoptimalkan pengelolaan tambang secara maksimal atas kekayaan yang terdapat di negara Indonesia.
Kemudian, bagaimana Pemprov Bangka Belitung dalam mengelola pertambangan tersebut yang dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat, mengatasi permasalahan secara optimal atas dampak lingkungan yang terjadi dari proses pertambangan tersebut serta untuk mendapatkan masukan langsung data yang akurat sehingga dalam merumuskan suatu kebijakan dapat bermanfaat bagi masyarakat secara luas.
" Bangka Belitung merupakan satu diantara daerah pertambangan yang ada di Indonesia, dan pengelolaan tambang timah sudah berlansung cukup lama, kami ingin mendapatkan masukan," kata Brigjen Ramses L Tobing.
Adapun tiga langkah yang melatarbelakangi dalam topik pembahasan diskusi tersebut, meliputi : bagaimana cara memetakan dan menganalisis persoalan yang dihadapi dalam pengelolaaan tambang, menganalisis berbagai opsi kebijakan yang berdaya guna serta berkelanjutan dalam merumuskan suatu kebijakan serta mengetahui apa yang menjadi permasalahan dan kendala yang dihadapi pemerintah, pemda, swasta dalam pengelolaan tambang tersebut.
Penulis : Erwin
Sumber : Dinas Kominfo
Editor : Fitra
Fotografer : Erwin
Dibaca : 448 Kali