Pangkalpinang Menjadi Tuan Rumah KTNA, OPD Lintas Sektoral Bahas Pemantapan Pelaksanaan Acara
Pangkalpinang – Jajaran Pemerintah Provinsi, kabupaten/Kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bersama-sama berusaha untuk menyukseskan acara Rembug Tani dan EXPO Kelompok Tani Nelayan Andalan Nasional yang rencananya akan berlangsung di Kota Pangkalpinang pada tanggal 21-24 September 2018. Acara perlehatan akbar ini juga merupakan sebagai hari jadi KTNA ke-47.
Untuk itu, berbagai OPD lintas sektoral tersebut kembali mengadakan rapat koordinasi guna pemantapan pelaksanaan acara yang sudah dalam hitungan minggu. Rapat koordinasi ini pun diadakan di ruang pertemuan Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada hari Senin (20/08).
Rapat koordinasi pun dipimpin oleh Winarno, selaku Ketua Umum KTNA Nasional, dan Judnaidi selaku Kepala Balai Pertanian. Dalam pertemuan tersebut disampaikan mengenai perkembangan kegiatan KTNA dengan menghadirkan para kelompok tani dan nelayan se indonesia dengan perkiraan sekitar 3000 kelompok tani akan hadir dalam event tersebut.
Dalam rapat, juga dibahas mengenai beberapa agenda kegiatan, Ada 3 macam kegiatan, seperti Rembug Tani di Swiss bell, EXPO yang akan diadakan di alun-alun taman merdeka, dan juga akan diadakan kegiatan tambahan pada hari sabtu dan minggu seperti Lomba burung berkicau, lomba gowes bersama, lomba jalan sehat. Di akhir acara sebagai puncaknya, para peserta akan menuju ke berbagai tempat wisata di Bangka Belitung.
Mengingat alun-alun taman merdeka akan dijadikan sebagai tempat pembukaan acara, maka posko kesehatan diharapkan dapat tersedia di sekitar lokasi acara.
“Saya harap, dukungan dari dinas kesehatan tidak hanya untuk keadaan yang genting, namun juga posko tersebut dapat digunakan sebagai pemeriksaan kesehatan,” ujar Judnaidi.
“Untuk fasilitas seperti toilet mobil dan musholla pun harus kita persiapkan di lokasi acara,” lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sukasno selaku Ketua KTNA Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan bahwa dengan menjadikan kota Pangkalpinang sebagai tuan rumah merupakan kesempatan besar, mengingat acara besar ini dilaksanakan setahun sekali. Dengan adanya kegiatan ini dapat menggerakkan dan meningkatkan roda perekonomian di Bangka Belitung
“Bangka Belitung akan didatangi oleh seluruh. Ini merupakan momen penting bagi kita,” pungkas Sukasno.