Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan Di Bangka Belitung Sudah Hebat
PANGKALPINANG - Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan di Bangka Belitung sudah hebat dan hasilnya cukup menggembirakan. Hal tersebut dibuktikan dengan prestasi Uji Kompetensi Guru (UKG) berada di peringkat enam nasional dan Nilai Uji Kompetensi Kepala Sekolah yang menduduki peringkat lima tingkat nasional, selain itu Uji Kompetensi Pengawas juga meraih peringkat 4 (empat) Nasional. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung M.Soleh saat membuka acara Seminar Internasional untuk para guru se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Gedung Mahligai Serumpun Sebalai Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung pada Senin (20/11/2017).
"Pemenuhan standar nasional pendidikan di Bangka Belitung sudah sangat hebat, ditambah dengan sarana dan prasarana sekolah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berada di peringkat 3 (tiga) nasional, yang mempu menyaingi dua daerah lainnya yaitu Provinsi D.I Yogyakarta dan DKI Jakarta," ungkap Soleh.
Menurut Soleh prestasi tersebut perlu ditingkatkan dalam dunia pendidikan di Babel, dan yang tidak kalah pentingnya adalah tentang standar proses pendidikan. Ketika proses pendidikan sesuai standar, bukan saja hasil yang diharapkan baik namun output juga harus memberikan hasil yang menggembirakan.
"Untuk hasil ujian Nasional tingkat SMP dan SMA masih perlu ditingkatkan untuk rata-rata nasional. Ketika mengikuti lomba di Tingkat Nasional seperti Olimpiade Provinsi Kepulauan Bangka Belitung perlu bekerja keras untuk meraih mendali. Karena kita memiliki guru, Kepala sekolah, pengawas dan sarana prasarana yang sesuai standar nasional, tinggal kita perlu bekerja lebih keras lagi untuk mendapatkan output yang menggembirakan," ungkap Soleh.
Untuk itu Soleh berharap seminar ini dapat membawa perubahan dari diri sendiri untuk menjadi guru yg hebat dan mampu menampilkan hal yang berbeda sehingga dapat menjadi guru yang diidolakan oleh anak didiknya. Sementara untuk pemenuhan sarana dan prasarana, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berjanji untuk menuntaskan bantuan komputer ke sekolah agar dalam dalam pembelajaran dan ujian siswa dapat menggunakan komputer.
Sementara Ketua Panitia Seminar International Untuk Guru se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sugesti, dari Lembaga Sosial Pendidikan Aisyah Sukardi (LSPAS) mengatakan kegiatan Seminar Internasioal untuk para guru ini merupakan seminar untuk kedua kalinya dengan jumlah peserta dibatasi sebanyak 350 orang.
Menurut Sugesti tujuan dilaksanakan seminar ini adalah memberikan wawasan kepada guru di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tentang pendekatan pembelajaran efektif dan menyenangkan dengan mengadopsi sistem pendidikan di negara yang sudah maju. Selain itu seminar ini juga memfasilitasi para guru dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalitas sebagai tenaga pendidik serta membantu Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi guru.
Adapun target yang diharapkan adalah terbangunnya wawasan pengetahuan para guru di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan pembelajara efektif dan menyenangkan serta dapat belajar pengalaman dari negara yang telah maju sistem pendidikannya.