Pemerintah Provinsi Berupaya Untuk Membuat Keberangkatan Jama’ah Haji Babel Menjadi Lebih Nyaman.
Pangkalpinang - Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahaan, Hukum dan Politik Setda Babel Syahrudin, memimpin rapat koordinasi pemberangkatan dan pemulangan Jama’ah haji provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2020.
Selama ini ada tiga tempat pemberangkatan di Babel. Pemberangkatan tersebut dari Muntok, Belitung, dan Pangkalpinang. Yang dari Muntok langsung ke Palembang, begitu pun yang dari Belitung juga langsung ke Palembang
“Apabila kita mau kompak, semuanya berangkat dari sini (Pangkalpinang), tentu akan mengakibatkan berubahnya estimasi biaya yang ditanggung oleh pemerintah dan juga oleh para jamaah tersebut,” kata Syahrudin saat mengawali rakor di Tanjung Pesona, kantor gubernur, Kamis (2/01).
Pelayanan Haji Provinsi Bangka Belitung telah mempersiapkan segala sesuatunya terkait peningkatan status embarkasi. Selama ini Babel mendapatkan status embarkasi transit, namun saat ini sedang proses menjadi Embarkasi antara.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Babel, menyampaikan langkah-langkah persiapan yang dilakukan untuk menjadi tolak ukur menjadi emrbarkasi antara. Dalam pelayanan haji ada tiga zona, pertama adalah zona asrama haji Babel.
Saat ini pembangunan gedung tahap kedua baru saja selesai, dengan kapasitas 40 kamar. Pada tahun 2018 telah dibangun dengan kapasitas 76 kamar. Sehingga saat ini sudah tersedia 116 kamar dengan tiap kamar dapat ditempati oleh sebanyak empat orang. Jumlah keseluruhan Jama’ah yang dapat tertampung saat ini menjadi 456 jama’ah.
Untuk pembangunan masjid, masih dalam tahap proses. Ini juga merupakan salah satu syarat untuk menaikkan status menjadi embarkasi antara. Target masjid ini selesai pada akhir bulan Mei 2020.
Pembahasan berikutnya adalah mengenai Zona Bandara Depati Amir. Saat ini pesawat besar belum bisa melakukan runway di Depati Amir. .untuk itu para jama’ah masih tetap harus melalui bandara Sultan Mahmud Badarudin II, Palembang.
Selain untuk peningkatan status embarkasi, Kepala Bappeda, Feri Insani juga mengingatkan mengenai ketersediaan maskapai sebagai salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian bersama.