Pemprov Babel Bahas Bantuan Pengembangan Pendidikan dari ADB
Pangkalpinang - Sekertaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yulizar Adnan dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Muhammad Soleh, menghadiri pertemuan guna membahas pengembangan pembangunan SMK N 2 Pangkalpinang, yang mendapat bantuan dana dari Asian Development Bank (ADB), bersama Senior Evaluation Officer of Asian Development Bank, Mr. Alvin Morales serta Tim ADB Consultan, Rabu (6/11) di ruang pertemuan SMK N 2 Pangkalpinang.
ADB merupakan Bank Pembangunan Asia, yang bergerak dibidang finasial pembangunan multilateral, didedikasikan untuk membantu pembangunan di Asia dan pasifik. Salah satu negara Indonesia yang mendapatkan bantuan dana tersebut yaitu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berupa bantuan pengembangan pembangunan sekolah di SMK N 2 Pangkalpinang.
SMK N 2 Pangkalpinang telah mendapatkan bantuan dari pihak ADB sejak tahun 1986 berlanjut hingga tahun 2019, baik berupa bantuan fisik maupun non fisik.
Sekretaris Daerah Provinsi Bangka Belitung, Yulizar Adnan sangat mengapresiasi bantuan dari pihak ADB yang selama hampir 20 tahun telah turut membantu dalam pengembangan dunia pendidikan, khususnya SMK N 2 Pangkalpinang.
“Kami mendukung setiap kemajuan pendidikan pada setiap sekolah di Bangka Belitung, agar dapat menjadi sekolah yang terbaik secara nasional, namun bantuan pendidikan seharusnya menyesuaikan kebutuhan sekolah dan perkembangan zaman sehingga hasil yang didapatkan tidaklah sia-sia”, jelasnya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Soleh berharap agar bantuan pengembangan pembangunan pendidikan dapat terus berlanjut dan lebih ditingkatkan, apalagi saat ini Babel lebih berfokus pada peningkatan vokasi operasional.
Khusunya SMK lebih mengarahkan kepada para siswa untuk dapat lebih berdaya saing, mereka harus mempunyai kompetensi sesuai harapan dunia usaha dan dunia industri.
"Sekolah-sekolah di Babel yang telah memenuhi kriteria, akan kami usulkan untuk dijadikan lembaga profesi pihak satu. Dimana anak-anak memiliki standar kompetensi nasional dan internasional, sehingga meraka memiliki daya saing", kata Kadis Pendidikan.
Lebih lanjut ia mengatakan upaya meningkatkan sumber daya manusia di Babel, tidak terlepas dari pengembangan akses dan mutu. Untuk akses kami menambahkan dua sekolah yaitu SMK N 1 Tanjungbinga, dan SMK 1 Muhamdiyah.
"Kami berharap, agar bantuan sarana prasarana dari pihak ADB untuk ke depannya dapat menyesuaikan kebutuhan sekolah, dan kondisi zaman. Kami yakin kemampuan anak-anak kami, memiliki keterampilan serta kompetensi tidak terkalahkan dari negara tetangga lainnya". ungkapnya.
Mudah-mudahan terjalinnya hubungan kerjasama yang baik ini dapat mengarahkan pada percepatan provinsi Babel kearah kemajuan pendidikan lebih baik.
Di kesempatan yang sama, Mr Alvin menyampaikan bahwa kedatangan pihak ADB ingin mengevaluasi kinerja dari ADB bila terdapat kekurangan, serta untuk mendapatkan saran dan masukan dari pihak sekolah terhadap operasional yang kami berikan, khususnya di SMK N 2 Pangkalpinang, bila nantinya akan dilanjutkan kembali bantuan pengembangan pendidikan.
Sementara, Kepala SMK N 2 Pangkalpinang menuturkan bahwa bantuan yang telah diberikan memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan di SMK N 2 Pangkalpinang. Dan kondisi SMK N 2 Pangkalpinang sudah mndekati tahap kesempurnaan dengan kemajuan pembangunan yang telah diberikan oleh pihak ADB.
Saat ini sekolah kami sudah memiliki 6 program studi dengan 10 kompetensi keahlian, untuk bangunan mempunyai 2 kompetensi desain dan informasi bangunan (Based construcy and property), sedangkan Elektronika memiliki kompetensi elektronika industri.
Selanjutnya, Tenaga kelistrikan mempunyai kompetensi keahlian teknik instalasi tenaga listrik. Jurusan listrik saat ini mempunyai bantuan dari sneider yakni sebuah perusahaan Perancis yang bekerjasama dengan Indonesia.
Sedangkan, Teknik mesin mempunyai kompetensi teknik permesinan dan teknik pengelasan, otomotif mempunyai 2 kompetensi teknik kendaraan ringan mobil dan teknik bisnis kendaraan motor, teknik informatika, teknik komputer, teknik jaringan dan teknik multimedia.
Pertemuan ini dihadiri pula oleh Sekda Kota Pangkalpinang, Kepala SMK Yapentob, Kepala SMK N 1 Koba, Pengurus Komite SMK N 2 Pangkalpinang, beserta Tim Pengembangan Pembangunan SMK N 2 Pangkalpinang.