Pemprov Terus Lakukan Inovasi Tingkatkan Kualitas Lada Bangka

NAMANG- Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah mendampingi Rombongan Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Republik Indonesia meninjau kebun lada yang berada di Desa Namang Bangka Tengah pada Kamis (19/4).

Abdul Fatah menjelaskan lada sudah dikenal sejak jaman dahulu, dengan adanya komoditas lada berkualitas baik yang ada di Bangka Belitung sehingga dikenal Bangka Belitung sebagai penghasil lada terbaik di Indonesia.

Selain itu Abdul Fatah menjelaskan pemerintah telah melakukan usaha dalam meningkatkan kualitas lada yang ada di Bangka Belitung melalui kerja sama dan penelitian yang telah dilakukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) sehingga kualitas lada yang akan dipasarkan keluar memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan standar yang telah ditentukan.

“Pada saat ini, terkait dengan penyakit kuning, pangkal busuk, daun hitam telah dilakukan penelitian dan kajian dengan UGM sehingga dengan kajian ini akan memberikan manfaat bagi masayarakat petani lada,” papar Abdul Fatah

Abdul Fatah mengharapkan kepada para petani lada yang ada di Bangka Belitung agar melakukan usaha yang terbaik dalam menghasilkan produk lada yang dapat dijual dengan kualitas terbaik sehingga dapat dipasarkan dengan baik ke luar negeri.

Ditambahkan, Abdul Fatah, pemerintah telah melakukan usaha dalam sosialisasi dan pelatihan pelatihan dalam meningkatkan kualitas lada dari Bangka Belitung serta dengan adanya bibit lada yang berkualitas tinggi dapat menghasilkan lada dengan kualitas tinggi.

Sementara itu Ketua Pokja Pangan, Industri Pertanian dan Kehutanan Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Benny Pasaribu mengatakan kunjungan yang dilakukan dalam rangka penyusunan roadmap industrialisasi dimana dalam menyusun roadmap, harus memiliki produk unggulan, maka KEIN telah menyusun roadmap tersebut dan telah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.

“Kunjungan ini ditugaskan Presiden dalam rangka membuat roadmap industrialisasi, karena Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) sudah men-delivery kepada Presiden yang isinya terdiri dari empat sektor yaitu industri agro, maritim, industri pariwisata dan industri ekonomi kreatif,” tutur Benny.

Selain itu Benny menjelaskan khusus untuk industri agro, Bangka Belitung memiliki potensi yang cukup besar dalam meningkatkan komoditas lada dan dikenal secara nasional dan dunia karena lada merupakan produk rempah rempah yang memiliki kualitas terbaik dari Bangka Belitung.

“Kalau dicek secara nasional yang memiliki peran dunia salah satunya adalah komoditas rempah rempah adalah lada, dan kalau ditanya lada dari mana yaitu yang terbesar dari Bangka Belitung yang memiliki kualitas terbaik,“ jelas Benny.

Terkait dengan kunjungan ini, Benny menjelaskan kunjungan ini juga sifatnya untuk membangkitkan para petani lada yang ada di Bangka Belitung, sehingga dengan meningkatkan produktivitasnya serta menjaga kualitas lada yang dihasilkan akan menjadi prospek yang sangat baik bagi perekonomian di Bangka Belitung.

Pada kesempatan yang sama Ketua Dewan Rempah Indonesia Bangka Belitung Bayodandari mengajak kepada petani lada untuk meningkatkan lada yang dihasilkan petani dan dalam penjualannya dapat dititipkan ke gudang melalui resi gudang dengan sistem syariah.

Bayodandari mengharapkan petani lada yang ada di Bangka Belitung agar meningkatkan sumberdaya manusia melalui sosialisasi dan pelatihan pelatihan petani lada dan meningkatkan kualitas lada yang dihasilkan dengan baik.

 

 

Penulis : Sentosa (Pranata Humas Biro Humas dan Protokol)
Sumber : Dinas Kominfo
Editor : Irwanto
Fotografer : Sentosa
Dibaca : 286 Kali