Pers dan Pemda harus Terus Bersinergi
PANGKALPINANG--Pers dan pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri dalam mencerdaskan dan mensejahterakan kehidupan masyarat di suatu daerah. Untuk itulah pers dan pemerintah harus terus bersinergi dalam menjalan tugas dan fungsinya masing-masing. Jika tugas pemerintah daerah membangun, maka, di lain pihak tugas pers seharus adalah menginformasikan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah kepada masyarakat, sekaligus mengontrol kebijakan yang diambil pemerintah daerah. Kontrol yang dilakukan pers dengan tujuan agar arah pembangunan yang sedang berjalan bisa sesuai dengan yang diinginkan bersama, tidak menyimpang dan keluar dari koridor aturan yang ada.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr. Erzaldi Rosman dalam sambutannya saat acara Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Himpunan Pewarta Indonesia (HPI) dan Ikatan Media Online (IMO) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Masa Bhakti 2018-2023, mengungkapkan, bahwa pers dan pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung harus saling bersinergi dalam membangun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Kami mendukung hadirnya HPI dan IMO di Bangka Belitung ini. Dengan hadirnya HPI dan IMO Babel yang pada hari ini kepengurusannya dikukuhkan, akan lebih meningkatkan sinergitas dengan pemerintah provinsi dalam rangka membangun daerah,” kata Gubernur dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Biro Humas Dan Protokol, Kholil M.Si di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Bangka Belitung, Selasa (13/11/2018).
Dalam kesempatan itu Kholil juga menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus HPI dan IMO yang baru dilantik. Dia berharap para wartawan atau pewarta yang tergabung dalam HPI maupun IMO Babel untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme.
“Tentunya tugas wartawan itu semakin berat. Untuk itu terus tingkatkan komptensi dan profesionalisme serta teruslah berkarya demi kepentingan masyarakat,” katanya.
Kholil mengungkapkan, saat ini ada 77 media masa yang ada di Bangka Belitung, yang terdiri atas 16 media cetak, 22 media elektronik, dan 32 media online. Ia juga menyampaikan sejarah media di Babel yang dimulai pada tahun 1950-an.
Dewan Pimpinan Pusat HPI mengukuhkan dan melantik DPW HPI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masa bhakti 2018-2023, dengan Ketua DPW HPI Babel Riki Permana, Sekretaris Yudi Aprianto dan Bendahara Anjaya.
Ketua Umum DPP HPI, Maskur Husein, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah memfasilitasi acara pelantikan HPI dan IMO Babel.
“Kehadiran HPI yang baru saja dibentuk tujuannya untuk memberikan perlindungan atau bantuan hukum kepada wartawan jika dalam melakukan kerja jurnalistiknya mendapat permasalahan humum,” katanya.
Ia juga meminta kepengurusan HPI Babel dapat menjalankan perannya sebagai kontrol sosial dan menjalankan amanah sebagai penyambung lidah masyarakat kepada pemerintah.
Sedangkan Ketua Umum DPP IMO, Yakub F. Ismail dalam sambutannya mengungkapkan kehadiran IMO Indonesia dalam rangka mencerdaskan masyarakat dan kehidupan bangsa dan bahwa berdasarkan data dari Dewan Pers, ada 43.000 lebih badan usaha media massa, baik cetak maupun online, dan belum sepenuhnya terverifikasi. Berdasarkan hal itu, IMo hadir mengayomi, membantu kalangan media, khususnya media online agar sesuai dengan amanah UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.