Pertuni Bangka Belitung Menggelar Musyawarah Daerah yang Pertama

Pangkalpinang – Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Bangka Belitung untuk pertama kalinya menggelar Musyawarah Daerah DPD Pertuni Bangka Belitung. Kegiatan yang difasilitasi oleh Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini dilaksanakan di Ruang Pertemuan Dinas Sosial Prov. Kep.Babel Selasa (18/09/2018).

Pertuni adalah organisasi kemasyarakatan tunanetra Indonesia tingkat nasional yang didirikan oleh sekelompok tunanetra pada tahun 1966. Sampai saat ini Pertuni telah memiliki Dewan Pengurus Daerah (DPD) di 33 provinsi dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) di 207 kabupaten/kota. Pertuni Bangka Belitung adalah yang termuda, baru berusia 3 tahun.

Musyawarah daerah yang dibuka oleh Kepala Dinas Sosial, M. Azis Harahad,SH mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung bertujuan untuk memilih kepengurusan Pertuni Bangka Belitung masa bakti 2018-2023 dan penyusunan program kerja selama 5 tahun.

Acara yang diikuti oleh anggota Pertuni dari cabang Pangkalpinang, Bangka Tengah, Bangka, Bangka Barat, mitra bakti, kader RBM, Pekerja Sosial juga dihadiri oleh utusan dari DPP Pertuni YE Heskil Parudani,M.Ed dan Perwakilan Baznas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Bapak Aris.

Pesan Gubernur yang disampaikan oleh M.Azis Harahad pada pertemuan ini agar kepengurusan yang bakal terpilih bisa didukung semua anggota. “ Dalam organisasi yang terpenting adalah kerjasama dan saling akur, siapapun yang terpilih hendaknya didukung oleh semua anggota untuk kepentingan organisasi,” demikian pesan beliau.

“Berdasarkan data yang dari Kemensos jumlah tuna netra di Bangka Belitung ini kurang lebih 400 orang, diharapkan dengan adanya Musda ini akan tersusun program yang mampu menjangkau dan membina semua komunitas Tuna Netra di Bangka Belitung,” harap YE Heskil Parudani,M.Ed.

Beberapa Tuna Netra dengan prestasi yang membanggakan juga dimiliki oleh Bangka Belitung, seperti Suhamdani (Pertuni Babel) yang mengisi ceramah-ceramah agama sampai ke negara tetangga dan Eka Pratiwi Taufani mahasiswa Indonesia asal Babel yang mendapatkan beasiswa S2 ke Australia. Semoga prestasi mereka menginspirasi kita semua.

Pihak Baznas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga menyampaikan dukungannya untuk pemberdayaan tuna netra di Bangka Belitung. “Sampaikan apa yang kalian butuhkan, baik itu untuk pendidikan maupun kebutuhan lainnya, Baznas siap membantu,” kata Aris.

Penulis : Fitra
Sumber : Dinas Kominfo
Editor :
Fotografer :
Dibaca : 681 Kali