Peserta AIESEC Diharapkan Nikmati Potensi Wisata Babel
PANGKALPINANG--Gubernur Kepulauan Bangka Belitung diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Haryoso beserta jajaran menghadiri konferensi pers dalam rangka pemaparan dan penjelasan projek “Little World in Bangka Belitung 3.0” dengan tema “Ecovoluntourism” yang dilaksanakan oleh AIESEC Universitas Lampung (Unila).
Dalam sambutannya Haryoso mengatakan dirinya mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung senang menyambut para pelajar dalam program pertukaran pelajar AIESEC dan berharap para pelajar dapat menikmati potensi wisata Bangka Belitung serta mempromosikannya ke negara asal mereka.
“Saya mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung sangat senang dengan adanya program dari AIESEC ini. Saya harap semua pelajar berprestasi yang berasal dari sejumlah negara ini dapat menikmati berbagai potensi pariwisata yang ada di Bangka Belitung dan dapat menceritakan pengalaman menariknya ke negaranya masing-masing,” harap Haryoso di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis (25/1).
Disamping itu, Haryoso juga berharap kepada setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait agar dapat memberikan sinergi positif dan saling mendukung agar program AIESEC agar dapat berjalan lancar.
“Saya harap bagi OPD terkait dalam pelaksanaan program AIESEC ini dapat bersinergi agar para tamu kita merasa diterima, senang, dan nyaman selama menjalankan programnya. Dengan demikian, mereka akan memperoleh pengalaman yang baik bahkan menarik yang akan mereka bagikan kepada orang lain tentang Bangka Belitung,” tambah Haryoso.
Pemaparan materi disampaikan oleh Anika Ayu Puspita, selaku Organizing Committee President AIESEC Unila sekaligus mendampingi enam peserta projek. Keenam peserta atau exchange participant berasal dari sejumlah negara. Antara lain Malaysia, Jerman, Slovakia, Cina, Aljazair, dan Korea Selatan.
Anika menyampaikan bahwa projek “Little World in Bangka Belitung 3.0” dengan tema “Ecovoluntourism” ini merupakan proyek ekspansi tahunan AIESEC Unila yang berupaya untuk mengembangkan program produktif melalui kegiatan pemasaran dengan output media promosi seperti video dan blog.
“Melalui program ini kami mengembangkan kewirausahaan, potensi bisnis pariwisata, kreativitas, dan inovasi di Bangka Belitung.” Little World in Bangka Belitung” dipilih karena Bangka Belitung memiliki ikon wisata terkenal dari berbagai Negara, namun belum dikenal secara luas. Dengan tema Ecovoluntourism yang fokus pada alam dan mendorong potensi bisnis wisata di Bangka Belitung dengan konsep pemasaran dari mulut ke mulut melalui artikel, video, dan gambar,” jelas Anika.
Selain pihak AIESEC Unila dan peserta projek, rapat pemaparan ini juga dihadiri oleh Kepala Disbudpar Babel Rivai, Kepala Dispora Babel Suharto, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Babel K. A Cholil, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Pangkalpinang, Kepala Sekolah Negeri 1 Sungailiat, Kepala Sekolah SMA Santo Yosep Pangkalpinang, dan sejumlah undangan lainnya.