Plt Gubernur Babel: Keberadaan KPID Harus Dikenang Masyarakat
PANGKALPINANG – Dalam rangka menjalankan tugas-tugas kelembagaan, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Kepulauan Bangka Belitung melakukan audiensi dengan Plt Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Yuswandi A. Temenggung pada Selasa (17/1). Kehadiran para Komisioner juga didampingi oleh Suharto, Kepala Diskominfo Babel, dan Ahmad Fauzan Syahzian, Kepala Bidang Informasi Dan Komunikasi Publik Diskominfo Babel sekaligus Kepala Sekretariat KPI Daerah Babel.
Di awal pertemuan, Suharto menyampaikan bahwa pertemuan antara Plt. Gubernur dengan para Komisioner KPID bertujuan untuk menyampaikan laporan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh KPID pada tahun 2016 serta agenda kegiatan pada tahun 2017. Audiensi ini juga sebagai bentuk silaturrahmi untuk memperkuat sinergitas antara pemerintah daerah dengan lembaga negara independen.
Ketua KPID Babel, Rusdiar, M.AP menyampaikan perkembangan dan pelaksanaan tugas dan fungsi KPID pada tahun 2016. Rusdiar menyampaikan poin penting terkait eksistensi KPID sebagai instrument penting penyiaran yang harus dicanangkan besama-sama dengan pemerintah daerah seperti penggalakan literasi media.
“KPID juga minta izin agar dapat berkoordinasi dengan dinas terkait, seperti dinas pendidikan yang ada kaitannya dengan literasi media ke sekolah-sekolah. Selain itu KPID juga berharap dapat berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan berkenaan dengan iklan layanan kesehatan tradisional yang seharusnya mendapatkan lisensi kesehatan agar informasi tersebut dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat”, ujar Rusdiar.
Dalam kesempatan selanjutnya KPID mengharapkan dapat mendapatkan akses untuk bisa bekerjasama dengan PKK Provinsi agar ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi PKK dapat terlibat aktif untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, terutama kepada anak-anak, agar dapat memilih tontontan yang cerdas dan dapat memberikan efek positif.
Merespon hal tersebut, Plt Gubernur Babel, Yuswandi menyampaikan dukungan penuh terhadap tugas KPID. Dan keberhasilan program KPID tidak terlepas dari hubungan komunikasi yang baik. Diharapkan juga KPID membuka ruang dengan Pemerintah Kabupaten/Kota agar tujuan mulia tersebut dapat dirasakan seluruh masyarakat Bangka Belitung.
“Perkembangan siaran sangat cepat. Kita tidak boleh menutup diri dan semua pihak harus luwes mencermati isi siaran mulai dari aspek hulu hingga ke hilir. Saya juga menitipkan bahwa perizinan bukan semata-mata aspek legalitas semata, namun perjalanan perizinan mulai dari hulu sampai ke hilir harus baik. Manakala dari hulu telah dikelola dengan baik, maka dampak hilirnya juga akan baik. Untuk itu, buat sesuatu yang nyata agar keberadaan KPID selalu dikenang masyarakat”, jawab Yuswandi.