Polda Babel Siap Amankan Pelaksanaan Pilkada 2018
Pangkalpinang – Tiga wilayah di Bangka Belitung, yaitu Kabupaten Bangka, Kota Pangkalpinang, dan Kabupaten Belitung secara serentak melaksanakan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Dan tahapan pilkada tersebut akan segera dimulai. Untuk itu Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigadir Jendral (Pol) Syaiful Zachri mengadakan tatap muka dengan kamtibmas Polda Bangka Belitung dalam pengamanan pemilukada dan juga silahturahmi dengan komponen masyarakat di Gedung Tribratha Markas Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung, pada hari kamis (16/11/2017).
Jadwal Pilkada sudah ditentukan mulai dari tahap persiapan di bulan November, kemudian pada bulan Januari sudah ada pasangan calon, dan puncaknya berada di bulan Juni untuk melihat rekap atau hasil melalui pemungutan suara. “Diharapkan apabila semua lancar, pada bulan Agustus 2018 para calon Kepala dan Wakil Daerah tersebut sudah dapat dilantik,” jelas Syaiful.
Untuk mendukung pelaksanaan Pilkada agar berjalan lancar, tertib, dan aman, Syaiful menyampaikan dimana Polres yang menjadi fokus pelaksanaan pilkada akan di back-up oleh seluruh kekuatan dari Polda, maupun dari instansi lain seperti TNI.
“Sebagai gambaran, kekuatan personil Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung saat ini berjumlah 4151 personil yang berada di Polda dan 7 polres. Dari hasil koordinasi Polda dengan Komisi Pemilihan Umum dari 3 wilayah yang melaksanakan Pemilukada TPS yang ada berjumlah 1318 dengan jumlah pemilih kurang lebih 460 ribu orang,” ungkap Syaiful
Dalam acara silaturahmi tersebut, Brigjend (Pol) Syaiful Zachri juga memperkenalkan sebuah aplikasi yang diluncurkan oleh Polda Babel sebagai upaya mendukung pelaksanaan pilkada, yaitu aplikasi Panic Button yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan bantuan dari pihak kepolisian.
Supaya masyarakat yang memerlukan pelayanan kepolisian, nantinya akan dikembangkan untuk lintas sektor, baik itu tentang bencana alam, gawat darurat, bahkan gangguan listrik yang dapat diakses oleh masyarakat Bangka Belitung. “Pelayanan ini masih terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan, kita buat aplikasi yang mudah sehingga dapat segera dimanfatkan,” jelas Syaiful.