Rivai: Kembangkan Pemasaran Ekonomi Kreatif di Bangka Belitung

Pangkalan Baru, Bangka Tengah – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia menggaet situs belanja online Shopee berbagi ilmu pemasaran online pada Bimbingan Teknis Pengembangan Pemasaran Produk/Jasa Kreatif Berbasis Online, di Hotel Novotel – Bangka, Pangkalan Baru, Bangka Tengah. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rivai merasa senang dan merespon positif diselenggarakannya kegiatan ini di Bangka Belitung. “Saya sangat senang sekali bahwa kegiatan ini dapat diselenggarakan di Bangka Belitung dan dapat mempertemukan Badan Ekonomi Kreatif dengan para pelaku ekonomi kreatif yang ada di Bangka Belitung,” kata Rivai.

Rivai berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para pelaku ekraf di Bangka Belitung. “Kita berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak, khsusnya sektor pariwisata di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan secara substansi memberi manfaat ekonomi kreatif yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan bagi kita semua, khususnya para pelaku ekonomi kreatif,” kata Rivai.

Rivai juga menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan pendekatan dengan Bekraf agar para pelaku ekonomi kreatif di Bangka Belitung dapat dibimbing. “Kami akan melakukan pendekatan dengan Badan Ekonomi Kreatif untuk menuntaskan persoalan ekonomi kreatif di Bangka Belitung dengan berbagai sektor yang digarap, mulai dari hulu hingga hilir agar menghasilkan nilai tambah yang berarti,” tambahnya.

Sementara Kepala Sub Direktorat Pasar Segmen Bisnis dan Pemerintah Dalam Negeri mewakili Direktur Pemasaran Dalam Negeri pada Badan Ekonomi Kreatif, Fahmy Akmal mengatakan bahwa ekonomi kreatif merupakan terobosan baru untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Indonesia. “Badan Ekonomi Kreatif hadir untuk mengembangkan ekonomi kreatif di Indonesia agar bisa menjadi tuan rumah di negaranya sendiri, di daerahnya sendiri, bahkan lebih jauh mudah-mudahan kita bisa menempati urutan ekonomi kreatif dunia,” kata Fahmy.

Fahmy melanjutkan bahwa bimbingan teknis ekonomi kreatif yang baru pertama kali diselenggarakan di Bangka Belitung ini merupakan upaya membantu para pelaku ekonomi kreatif dalam memasarkan produk atau jasanya. “Kita hadir di sini, bagaimana bisa membantu bapak ibu sekalian untuk memasarkan produk atau jasa yang bapak ibu sekalian ingin tawarkan,” lanjutnya.

Fahmy juga menambahkan bahwa inti dari pemasaran adalah produk/jasa yang dipasarkan diketahui dengan baik oleh calon konsumen yang dapat dilakukan dengan e-commerce. “Intinya adalah bagaimana orang lain tahu kita punya produk. Ibarat makanan, orang tahu rasa makanannya seperti apa. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan e-commerce, dengan tujuannya adalah ekspansi pasar,” tambahnya.

Kegiatan ini diikuti sekitar seratus orang peserta yang berasal dari instansi pemerintah terkait, para pelaku ekraf berbagai sektor, akademis, dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Penulis : Ernawati Arif (Pranata Humas Disbudpar Babel)
Sumber : Dinas Kominfo
Editor :
Fotografer :
Dibaca : 1.381 Kali