Sahirman: Pranata Humas Ujung Tombak Pelayan Informasi Bagi Publik
Pangkalpinang - Dalam rangka meningkatkan fungsi pelayanan kehumasan, Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) khusus bagi jabatan fungsional Pranata Humas.
Kegiatan ini berlangsung selama 6 (enam) hari kerja bertempat di Ruang Tanjung Tinggi Kantor BKPSDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan dibuka secara resmi oleh Kepala BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Drs, H. Sahirman, M.Si pada hari Selasa (04/09/2018).
Dengan mengusung tema Diklat Manajemen Kehumasan 2018, kegiatan diklat bagi 40 pegawai ASN pranata humas tersebut menghadirkan narasumber dari anggota Komisi Informasi Pusat serta materi kehumasan lainnya. Di akhir diklat diharapkan pranata humas dapat dibekali dengan ilmu kehumasan yang lebih mumpuni.
Dalam sambutannya Kepala BKPSDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Drs. H. Sahirman, M.Si menyampaikan bahwa peran pranata humas memiliki fungsi yang sangat strategis dalam menyampaikan informasi publik kepada masyarakat serta ujung tombak dalam segala bidang di pemerintahan. Salah satu keberhasilan pranata humas dalam menyampaikan informasi ke masyarakat adalah saat menyampaikan perhelatan Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Jakarta dan Palembang.
"Keberhasilan dalam mengelola informasi di pemerintahan adalah tugas pokok dan fungsi pranata humas. Pranata humas harus mampu membangun citra positif, produktif dan humanis saat menjalankan tugas sebagai Government Public Relation," ujar Sahirman.
Sahirman juga berharap peserta yg mengikuti Diklat Manajemen kehumasan supaya serius dalam menyimak dan tidak sungkan bertanya kepada narasumber terhadap materi yang disampaikan.
Pada kesempatan yg sama, Mohammad Iqbalsyah, SE selaku Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia pada Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menuturkan tujuan dari diadakannya diklat ini diantaranya para pranata humas dapat memahami dan menerapkan prinsip dan konsep kehumasan.
"Harapannya dari pelaksanaan kegiatan ini, Aparatur Sipil Negara yang mengemban tugas sebagai jabatan fungsional pranata humas dapat berperan aktif dalam melakukan kegiatan informasi dan kehumasan, baik informasi berskala nasional maupun daerah," jelas Iqbal.
Adapun materi yg akan diterima oleh peserta diklat antara lain pembahasan tentang Undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Strategi Komunikasi Profesional dan Pembentukan Citra Positif (Brand Image) Institusi Pemerintah. Selain itu para pranata humas juga akan dibekali praktek dan tata cara peliputan yg baik serta bagaimana menjadi reporter berita sebuah stasiun televisi.