Sekda Babel Hadiri Sertijab Kepala BNNP

PANGKALPINANG – Serah terima jabatan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bangka Belitung dari Kombes Pol Drs.Ardhie Subandri, Msi kepada Kombes Pol Drs.Aris Nurhandayani berlangsung Kamis 2 Februari 2017 di Kantor BNNP Air Itam Pangkalpinang.

Acara tersebut diawali dengan dinyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars BNN yang selanjutnya dilanjutkan dengan Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan dari Pejabat lama kepada Pejabat Baru dengan disaksikan pejabat dari Inspektorat BNN Pusat. Hadir pada acara tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kakanwil Depkumham Babel, Kepala Perwakilan Bank Indonesia beserta tamu dan undangan lainnya.

Dalam acara tersebut pejabat lama Drs. Ardhie Subandri membacakan sebuah pantun pembuka “Dari Pangkalpinang ke Bangka Selatan, Minum Madu Pelawan Dengan Alpukat, semua kenangan di bangka belitung amat berkesan buat saya, jadi kenangan sepanjang hayat”, ucapnya.

Drs.Ardhie menyatakan bahwa Prevalensi penyalahgunaan Narkoba sudah mencapai 17.200, jumlah yang cukup besar dibandingkan jumlah penduduk ,walaupun kalau dirata-ratakan kita masih rangking ke 25 diantara provinsi-provinsi di Indonesia, oleh karena itu satu hal yang BNN lakukan adalah bahwa BNN tidak mungkin bekerja menanggulangi penyalahgunaan narkoba ini tanpa bersinergi dengan instansi lainnya.

Sekda Babel Yan Megawandi dalam sambutannya, menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi sudah berusaha memfasilitasi BNNP, diantaranya menyediakan dua persil lahan untuk pembangunan gedung BNNP dan sudah menyiapkan Perda, dan telah mendiskusikan program-program yang bisa disinergikan diantaranya program Desa Bersinar (Desa Bersih Narkoba), supaya BNNP makin hebat dalam memberantas narkoba.

“Tinggal kita bersinergi supaya itu memang bisa jadi kenyataan, menurunkan rangking dari 25 jadi rangking 34 kalau mungkin 35, walupun provinsinya hanya 35”, ucapnya berkelakar.

Pejabat baru Kombes Pol Drs.Aris Nurhandayani menjelaskan bahwa ia bertugas terakhir di Baintelkam Mabes Polri dan lulusan AKABRI Kepolisian tahun 84 sebelum akhirnya ditugaskan sebagai Kepala BNNP babel yang baru.

“Berkaitan dengan tugas pokok BNN itu, memang ya kalo saya lihat kelihatannya ringan tapi berat itu, karena image masyarakat, seolah-olah itu ada lembaga pemberantasan narkoba, tapi narkoba masih marak, bahkan kesannya bertambah marak sampai tingkat desa terpencil, pun anak2 pantai itu ada dan kita tau bersama bahwa program pak presiden kita bahwa Indonesia ini sebagai darurat narkoba”, jelas Aris.

Sebagai penutup acara tersebut Sekretaris Daerah Yan Megawandi menyampaikan pantun “Nangkap ikan dalam keramba minum air dicampur madu, kalau kita ingin memberantas narkoba harus kita bersatu padu.” Ujarnya.

Penulis : Noviansyah
Sumber : Dinas Kominfo
Editor : Ahmad Fauzan Syahzian
Fotografer :
Dibaca : 636 Kali