Sepi Peminat Tanam Jagung jadi Pembahasan Serius Rakor Dinas Pertanian

PANGKALPINANG--Pemerintah pusat telah memberikan bantuan 15 ribu hektar bibit jagung dan pupuk subsidi untuk masyarakat Bangka Belitung melalui Dinas Pertanian. Namun  sayangnya masyarakat Bangka Belitung masih belum berminat untuk menanam jagung.
"Dari 7 kabupaten kota pada tahun 2017 hanya Kabupaten Bangka Selatan yang bisa mencapai target sasaran yakni 181,94 persen. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Pertanian,Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Toni Batubara saat Rakor Upaya Khusus Peningkatan Produktivitas Padi, Jagung, Cabai, Bawang Merah dan Sapi Indukan Wajib Bunting di Ruang Rapat Tanjung Pesona pada Kamis (25/1).

Bibit jagung yang diberikan merupakan jenis bibit jagung komposit hibrida yang hanya memakan waktu tiga bulan untuk dapat panen, Untuk itu Dinas Pertanian mengupayakan strategi khusus agar masyarakat semangat untuk menanam jagung dengan melibatkan berbagai pihak seperti TNI AD, pemberian asuransi untuk petani dan pendampingan penyuluh.

Untuk itu dalam waktu dekat Toni akan mengirim surat ke sekolah-sekolah, pondok pesantren dan madrasah  imbauan agar dapat menanam jagung.
Selain itu Toni juga mengungkapkan alasan lain masyarakat tidak berminat menanam jagung disebabkan  masalah bantuan pupuk yang sedikut hanya 25 Kg untuk 1 hektar dan itupun langsung ditranfsfer ke nomor rekening kelompok tani dan berharap kedepannya bantuan pupuk bisa lebih besar lagi sehingga membuat petani semangat untuk menanam jagung.

Sementara untuk tanam padi di tahun 2017 telah mencapai target dari luas sawah 24.613 hektar dengan target 22.409 k mampu merealisasinya di angka 21.394 dan realisasi panen 13.990 jadi target tersebut dapat dicapai 95,47 persen.

" Hampir seluruh kabupaten menanam padi, dan yang paling banyak menanam padi dari Bangka Selatan dengan hasil 57 persen. Nah  Kabupaten Bangka Barat yang masih belum kelihatan. Untuk itu terus kami dorong agar mau menanam padi," tutur Toni.
Menurutnya suksesnya program ini dimulai dari semangat untuk menanam dengan semboyan " tiada hari tanpa tanam, tiada hari tanpa panen".

 

Penulis : Evani
Sumber : Dinas Kominfo
Editor : Irwanto
Fotografer : Evani
Dibaca : 294 Kali