Syahruddin Ingin Perempuan Berperan Membangun Bangsa, Caranya Tingkatkan Kapasitas Diri
PANGKALPINANG -- Perempuan Bangka Belitung diharapkan mampu menentukan dan membentuk generasi muda handal. Selain itu, perempuan bisa menjadi penopang ketahanan keluarga. Untuk itu, perempuan harus terus meningkatkan kapasitas diri.
Staf Ahli Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Syahruddin menjelaskan, menjadi perempuan tidak berarti hanya cukup bergelut pada urusan rumah tangga saja. Sebab perempuan bisa lebih dari sekedar itu.
"Perempuan harus berperan menentukan arah pembangunan bangsa," kata Syahruddin saat kegiatan Pembinaan Organisasi Perempuan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Hotel Puncak, Jumat (14/12/2018).
Kegiatan kali ini mengusung tema "Melalui Kegiatan Pembinaan Organisasi Perempuan Kita Tingkatkan Kapasitas SDM Perempuan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung".
Bertindak sebagai narasumber Endang Kaswatinningsih dari Kongres Wanita Indonesia RI (KOWANI). Sekitar 50 peserta berasal dari 32 organisasi wanita se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengikuti kegiatan ini.
"Faktanya hampir semua lembaga dan organisasi yang dipelopori dan dimotori kaum perempuan lebih dapat bertahan dan eksis," kata Syahruddin.
Ketua Panitia Murniyati mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan memberikan informasi dan pemahaman terkait fungsi dan tugas pengurus organisasi perempuan. Selanjutnya mengadvokasi pengurus organisasi, khususnya organisasi perempuan.
"Perempuan hendaknya dapat meningkatkan kualitas diri, sehingga menjadi perempuan yang hebat," harap Murniyati.
Sejarah Kongres Wanita Indonesia pertama kali diselenggarakan di Yogyakarta pada 22 Desember 2018. Kemudian disahkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 316 Tahun 1959 dan, hingga saat ini diperingati sebagai Hari Ibu di Indonesia.
"Kita sebagai perempuan harus mandiri. Itu yang utama. Kalau untuk dana, bisa bersinergis dengan lembaga lain," saran Endang.
Jika perempuan diberdayakan secara baik, Endang optimis, perempuan bisa melahirkan generasi muda handal. Menjadi ibu bangsa bukan saja pilihan, tetapi kewajiban. Sebab perempuan pewirausaha yang dapat diandalkan.
"Perempuan adalah penopang ketahanan keluarga. Perempuan sangat memiliki andil kesejahteraan keluarga dan negara," kata Endang.