Tinjau Persawahan Bekas Tambang, Gubernur ikut Panen Padi
Bangka - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman menyampaikan bahwa sudah saatnya masyarakat dapat memanfaatkan lahan - lahan yang kurang produktif pasca penambangan timah untuk dijadikan lahan produktif pada bidang pertanian.
Hal tersebut diutarakan Gubernur Erzaldi Rosman ketika melakukan kunjungan kerjanya bersama para pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan melihat secara langsung pengembangan dan pemanfaatan areal bekas tambang yang dijadikan masyarakat petani menjadi lokasi persawahan di Desa Matras, Sungailiat, Jumat (07/09/2018).
" Sudah saatnya kini lahan bekas tambang diolah untuk dijadikan areal persawahan, dulu lahan seluas 4,5 Hektar yang tidak produktif ini terbengkalai, akan tetapi setelah di olah secara benar dan maksimal, selama tiga tahun hasilnya sangat memuaskan," katanya.
Setelah melihat secara langsung pemanfaatan lahan tersebut, Gubernur mengatakan dapat dijadikan sebagai contoh bagi masyarakat di Bangka Belitung dan layak untuk dapat dikembangkan dengan serius. "Namun sudah tentu Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pertanian untuk dapat memperhitungkan secara matang," ujar Gubrrnur.
Sementara itu, pengembangan lahan persawahan ini sudah dimulai sejak tahun 2015 lalu, hasil produksi padi yang dihasilkan lahan bekas tambang ini yang di ketahui sudah di atas hasil rata-rata di Bangka Belitung yakni mencapai 4,82 ton per hektare.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur juga secara langsung turun ke areal persawahan bersama rombongan untuk memanen padi serta melakukan penggilingan serta memberikan arahan kepada petani agar dapat menjaga dan merawat dengan baik mesin penggilingan tersebut.
Adapun hasil panen padi bersama Gubernur Erzaldi ini adalah untuk yang kesembilan kalinya sejak awal dimanfaatkan oleh para petani pada tahun 2015.