Tokoh Pejuang Babel Bentuk Forum Guna Berperan Aktif dalam Pembangunan
PANGKALPINANG—Tak seperti biasanya, rumah dinas Walikota Pangkalpinang yang terletak di depan kawasan Alun-Alun Taman Merdeka (ATM) pada pagi menjelang siang pada Rabu (28/3) itu terlihat meriah. Gelak tawa dan pelukan hangat mewarnai pertemuan tokoh-tokoh gaek Bangka Belitung. Ada sosok Amung Tjandera dari Pangkalpinang dan mantan Bupati Belitung Darmansyah Husein. Ada pula yang datang dari Jakarta. Mereka adalah tokoh-tokoh Presidium Perjuangan Pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang tengah menghela pertemuan Musyawarah Pembentukan Forum Komunikasi Presedium (FKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Seraya duduk di atas hamparan sajadah warna merah, para tokoh pejuang Babel itu menggelar pertemuan yang dimulai dengan pembacaan tata tertib musyawarah yang dipandu oleh pimpinan sidang sementara yakni Zulkarnaen Syamsudin dan Darmansyah Husein yang dilahirkan di Gantung Belitung Timur pada 17 Juli 1954. Setelah berlangsung lumayan alot akhirnya pembahasan tata tertib selesai dilakukan sekitar Pukul 10.30 WIB.
Kemudian sidang dilanjutkan dengan pemilihan pimpinan sidang sebanyak lima orang dari perwakilan Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Bangka Selatan, dan Kabupaten Belitung. Akhirnya pimpinan sidang perwakilan dari Kota Pangkalpinang pengacara kondang Dharma Sutomo didaulat untuk memimpin sidang-sidang musyawarah selanjutnya.
Namun saat pimpinan sidang akan memulai kegiatan sidang, tiba-tiba semua peserta merasa senang lantaran Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah datang. Memang sebelumnya Gubernur Babel Erzaldi Rosman yang tengah mengikuti serangkaian kegiatan penting di Jakarta telah menunjuk Sekda Babel Yan Megawandi untuk mewakilinya saat acara pembukaan.
Kontan kehadiran Fatah disambut hangat dan langsung diminta untuk menyampaikan masukan dan arahan dalam kegiatan musyawarah tersebut. Maka, dalam kesempatan itu Fatah pun menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyambut baik pembentukan forum komunikasi yang terdiri dari tokoh-tokoh pejuang Provinsi Babel.
“Apalagi di dalam forum ini banyak diisi oleh tokoh-tokoh penting dari beragam profesi sehingga nantinya bisa diharapkan mau memberikan masukan berharga kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam membangun daerah,” ujar Fatah yang mengenakan kemeja putih itu.
Masih dikatakan Fatah, kini Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tengah gencar menciptakan berbagai inovasi dalam upaya percepatan pembangunan sehingga kehadiran forum ini diharapkan ikut memberikan sumbangsih seperti pemikiran dan kajian. “Misalnya dalam program ketahanan pangan. Bagimana terhadap analisa, survei dan upaya penguatan ketahanan pangan di Babel ini dapat terwujud dengan baik,” tutur Fatah.
Apa yang diharapkan oleh Wagub Babel Abdul Fatah itu kiranya sejalan dengan tujuan dan fungsi dibentuknya Forum Komunikasi Presedium Babel seperti yang tertuang dalam konsep/rancangan anggaran dasarnya. Tujuan itu antara lain untuk mengingatkan dan membangkitkan semangat perjuangan guna mempercepat proses pembangunan Provinsi Babel sesuai cita-cita pembentukannya. Kemudian menjadi mitra pemerintah daerah dalam pembengunan Babel serta berperan aktif dalam bidang soasial kemasyarakatan dan melakukan kajian strategis sebagai bahan masukan bagi pemerintah daerah untuk mewujudkan cita-cita perjuangan menuju provinsi yang berkemajuan, sejahtera, dan berkeadilan.