Tri Lestari Perkenalkan Sorgum, Tanaman Serba Guna Untuk Lahan kritis
Balun ijuk – Dr Tri Lestari Selaku Dekan Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Biologi Universitas Bangka Belitung menjelaskan kegunaan tanaman Sorgum yang dapat digunakan lahan kritis.
Tumbuhan tersebut merupakan tanaman pada golongan C4 dan CAM lebih adaptif di daerah panas dan kering. Tanaman ini biasanya dikembangkan di wilayah Indonesia bagian Timur.
Tri menjelaskan bahwa tanaman ini sorgum ini pun bisa di ratun. Dimana ratun merupakan tanaman yang tumbuh kembali setelah dipanen. Keuntungan ratun ini adalah cepat, mudah, murah serta dapat meningkatkan hasil produksi.
“Dengan diratun, tanaman sorgum dalam sekali tanam dapat memanen dua kali, sehingga lebih efektif dan efisien,” terang nya.
Ia pun menjelaskan bahwa manfaat dari tanaman sorgum ini juga dapat digunakan untuk pakan ternak, dimana untuk kedepannya pengembangan sorgum ini batang dan daunnya digunakan untuk memberi makan sapi dan kambing, sedangkan bijinya untuk memberi makan ayam.
Sebagai fungsinya sorgum ini memiliki lima fungsi yaitu 5F, Food (sebagai pangan), Feed (sebagai makanan ternak), Fiber (untuk serat), Fertilizer (kompos), dan Fuel (bio etanol).
Dengan keunggulan tanaman Sorgum yang telah diteliti oleh Tri selama setahun ini, Ia mengatakan prospek nya cukup besar untuk dikembangkan untuk produksi etanol.
“Batang sorgum manis, bagase (hasil perasan nira) menjadi pembuatan gula berguna untuk orang diabet. Bijinya juga dapat diolah menjadi etanol setelah melalui proses ekstraksi,” terang Tri.
Lebih jauh, saat ini Ia sedang mengembangkan Nanas di daerah Air Jangkang dengan menggunakan sorgum sebagai pupuk kompos bagi nanas.
“Untuk nanas kita rekomendasikan, karena nanas merupakan golongan CAM (Crassulacean acid metabolism), sama dengan kaktus. Sehingga memiliki adaptasi yang baik,” tutupnya