Wagub Babel Bersama LKPI Bahas Kesiapan Temu Akbar Nelayan Nasional 2018
Pangkalpinang - Panitia Pelaksana Kerja Temu Akbar Nelayan Nasional I 2018, menggelar rapat pembahasan persiapan serta pemantapan kegiatan terbesar nelayan se - Indonesia bekerjasama sama dengan Lembaga Kelautan dan Perikanan Indonesia (LKPI). Acara ini digelar di Aula Pertemuan Tanjung Pesona, Lantai I, Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (16/01/2018)
Rapat pembahasan tersebut dihadiri langsung Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Sudarman, Direktur eksekutif lembaga kelautan perikanan Indonesia, Ayub Faidibah.
Menurut, Ayub Faidibah acara ini murni diadakan untuk para nelayan agar mereka mendapatkan perlindungan serta memotivasi semangat agar dapat meningkatkan hasil usaha perikanan dan kelautan nelayan.
"Pertemuan ini dilaksanakan sebagai wadah menyerap aspirasi para nelayan dan para pelaku usaha pada bidang Kelautan dan Perikanan agar mereka mampu meningkatkan perekonomian para nelayan," katanya ketika menggelar jumpa pers kepada awak media, sesaat setelah selesai rapat pembahasan.
Temu Akbar Nelayan ini dijadwalkan akan berlangsung selama dua hari, (10 - 11 Februari 2018), dan akan dihadiri lima ribu (5.000) perwakilan nelayan dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia, dimana acara berlangsung di ruang terbuka, wilayah Pantai Matras, Sungailiat, Kabupaten Bangka.
"Acara puncak TANN juga direncanakan akan diisi dengan pembacaan Deklarasi Bangka Belitung 2018 sebagai masukan kepada Pemerintah Pusat agar kebijakan Nasional yang diambil dapat memberikan manfaat untuk peningkatan kesejahteraan nelayan di Indonesia secara keseluruhan," terangnya.
Kemudian, beliau sampaikan pertemuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Bangka Belitung untuk mempromosikan daerah maupun menggali potensi pariwisata di Kepulauan Babel kepada dunia luar melalui perwakilan nelayan yang hadir, ketika mereka kembali ke daerah asalnya.