Wagub Mengingatkan Pentingnya Penanganan Demensia

PANGKALPINANG - Demensia merupakan istilah yang digunakan untuk menjelaskan penurunan fungsional yang seringkali disebabkan oleh kelainan yang terjadi pada otak. Hal ini tentunya mengakibatkan perubahan yang terjadi pada pasien dalam cara berpikir dan berinteraksi dengan orang lain.

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah mengatakan usia produktif harapan hidup manusia dari tahun ke tahun sangat beragam. Menurut Fatah, kebanyakan mereka yang terkena gangguan demensia atau yang sering disebut dengan pikun adalah mereka yang dengan umur diatas 60 tahun. Hal ini disebabkan oleh masalah kejiwaan yang terjadi pada penderita demensia.

"Seharusnya, di umur 60 tahun ke atas itu kita masih mampu memberdayakan Sumber Daya Manusia (SDM). Oleh sebab itu penanganan penderita demensia ini harus cepat dilakukan. Cari apa penyebab dan solusinya," tegas Fatah saat membuka acara Pertemuan Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Demensia di Hotel Grand Puncak Lestari, Senin (23/4/2018).

Wagub sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung ini. Dengan tegas Ia menghimbau kepada para petugas kesehatan khususnya yang ada di Provinsi Bangka Belitung untuk segera  melakukan penanganan terhadap pasien penderita demensia. Selain faktor umur, kemajuan ekonomi suatu negara juga sangat mempengaruhi kejiwaan masyarakat. Sebab, jika ekonomi sulit, tingkat stres dan pola pikir manusia berubah dari sebelumnya.

" Untuk itu, berbagai strategi harus dilakukan dalam menangani demensia. Selanjutnya, bagaimana cara pencegahan agar kita dapat meminimalisasi masyarakat yang terkena demensia. Saya berharap para pelaku kesehatan dapat maksimal menangani masyarakat yang terkena demensia ini agar SDM di Babel tetap berkualitas, " ujar Fatah.

  

Penulis : Suci Lestari
Sumber : Dinas Kominfo
Editor : Irwanto
Fotografer : Suci lestari
Dibaca : 142 Kali