Wakil Gubernur: Ketahanan Keluarga Menjadi Kunci Kebahagiaan Keluarga

MUNTOK - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Drs. H. Abdul Fatah, M.Si mengatakan bahwa ketahanan keluarga menentukan kebahagiaan suatu keluarga. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung pada acara puncak Hari Keluarga Nasional XXV Tahun 2018 Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bertempat di Lapangan Gelora Muntok, Kabupaten Bangka Barat pada hari Rabu (18/07/2018).

"Makna Hari Keluarga Nasional harus dipahami oleh seluruh keluarga Indonesia. Tantangan keluarga Indonesia semakin berat karena perubahan komunikasi dalam suatu keluarga. Situasi tersebut karena pesatnya perkembangan informasi dan teknologi sehingga memberikan dampak terhadap ketahanan keluarga," jelas Wakil Gubernur.

Wakil Gubernur meminta seluruh pihak untuk mewujudkan keluarga Indonesia yang berkarakter dan berkualitas serta mewujudkan generasi emas pada tahun 2040.

"Saat ini kita memasuki persaingan ekonomi ASEAN. Diperkirakan Indonesia akan memperoleh bonus demografi pada tahun 2030. Mari kita manfaatkan momentum bonus demografi untuk meningkatkan kualitas penduduk dan mewujudkan ketahanan keluarga," ajak Wakil Gubernur.

Menurut Wakil Gubernur, negara telah hadir dan memberi perhatian khusus terhadap penduduk Indonesia. "Founding Father kita sangat berkomitmen dalam mewujudkan kualitas masyarakat Indonesia, dimana komitmen tersebut tertuang dalam Pembukaan UUD 1945, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia serta berupaya mencerdaskan kehidupan bangsa," ujar Wakil Gubernur.

Sementara itu, Inspektur Wilayah II BKKBN Endang Agus Sapri mengatakan untuk mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera dapat dimulai dari perencanaan keluarga yang baik. "Oleh karena itu untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga dan mengendalikan laju penduduk menjadi tugas kita bersama-sama," jelas Agus.

Agus juga menjelaskan bahwa bonus demografi menjadi salah salah satu keuntungan ekonomis. "Namun kondisi tersebut akan menjadi suatu bentuk ancaman apabila menciptakan pengangguran," jelas Agus.

Pada puncak Hari Keluarga Nasional tersebut, turut hadir Bupati Bangka Barat beserta istri, Wakil Bupati Bangka Barat, Bupati Bangka Tengah, Wakil Ketua I Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Barat, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bangka Barat, serta para kader keluarga utusan dari masing-masing kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Penulis : Ahmad Fauzan Syahzian
Sumber : Dinas Kominfo
Editor :
Fotografer :
Dibaca : 175 Kali